Asian porn MUI Minta Kiai Cabul di Ponpes Ndolo Kusumo Dihukum Maksimal, Tindakannya Keji
JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Wanita, Remaja dan Keluarga (PRK), Siti Ma’rifah, menginginkan pelaku kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa inti, dihukum maksimal. Tindakan tersebut merupakan kejahatan serius Nan Tak boleh diselesaikan secara kekeluargaan.
“Mirisnya, tindakan keji dan Tak bermoral ini dijalankan oleh orang Nan Semestinya menjaga, membimbing, dan memberi contoh teladan,” ungkapan Siti, Pekan (10/5/2026).
Putri Wakil pemimpin ke-13 RI ini mendorong kuasa ciptakan mencegah terjadinya kekerasan seksual di lembaga pendidikan atau pesantren. Hal tersebut dijalankan berbarengan bersikap pastikan dan Tak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual dan perbuatan seksual bagian dalam bentuk apa pun.
“Bersikap pastikan dan Tak menolerir segala bentuk perbuatan kekerasan seksual dan perbuatan asusila bagian dalam bentuk apa pun dikarenakan merupakan kejahatan serius Nan harus diproses legalitas. Jangan dinormalisasikan dan jangan Eksis kompromi, apalagi dibiarkan,” tegasnya.
“Mendorong aparat penegak legalitas ciptakan memberikan Hukuman pastikan kepada pelaku berbarengan ancaman hukuman maksimal sesuai berbarengan ketentuan legalitas Nan Beraksi,” imbuh Siti.
extra berikut, Siti juga menginginkan agar disalurkan memasuki kepada orang Uzur ciptakan melaksanakan kontrol bagian dalam penyelenggaraan kegiatan di pesantren.
“Kepada para korban, harus Eksis perlindungan, termasuk mekanisme pelaporan Nan independen, pendampingan advokasi legalitas, serta Nan sebagai prioritas ciptakan dijalankan Ialah tapak trauma healing,” tutur Siti.
“kuasa bagian dalam hal ini Kementerian Religi beserta perangkatnya Nan memberikan dukungan penyelenggaraan pesantren agar mendorong adanya audit terhadap tata urus dan platform kontrol di pesantren,” pungkasnya.


Leave a Reply