JATIMTIMES – Seorang pendakwah Religi Islam Nan dikenal berbarengan identitas Sisca Farisa Dhona atau Ning Sisca menyebut pas melimpah dugaan kasus kiai cabul Nan berkedok pesantren di Malang, Jawa Timur. Pernyataan tersebut kemudian viral lantaran dianggap merupakan tuduhan dikarenakan saat ini Nan bersangkutan juga Tak mengemukakan data. Berdasarkan informasi Nan dihimpun JatimTIMES, video cuplikan Khotbah
JATIMTIMES – Ketua Pengurus Akbar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan Dr. H. Ahmad Fahrur Rozi turut menanggapi video viral terkait tudingan maraknya kasus dugaan kiai cabul berkedok pesantren di Malang, Jawa Timur. Menurut sosok Nan karib disapa Gus Fahrur tersebut, tudingan Nan disampaikan oleh seorang pendakwah Religi Islam Nan dikenal berbarengan sebutan Sisca Farisa Dhona
JATIMTIMES – Ketua Pengurus Akbar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan Dr. H. Ahmad Fahrur Rozi turut menanggapi video viral terkait tudingan maraknya kasus dugaan kiai cabul berkedok pesantren di Malang, Jawa Timur. Menurut sosok Nan karib disapa Gus Fahrur tersebut, tudingan Nan disampaikan oleh seorang pendakwah Religi Islam Nan dikenal berdua identitas Sisca Farisa Dhona
JATIMTIMES – Seorang pendakwah Religi Islam Nan dikenal berbarengan sebutan Sisca Farisa Dhona atau Ning Sisca menyebut pas melimpah dugaan kasus kiai cabul Nan berkedok pesantren di Malang, Jawa Timur. Pernyataan tersebut kemudian viral lantaran dianggap merupakan tuduhan dikarenakan saat ini Nan bersangkutan juga Tak mengemukakan data. Berdasarkan informasi Nan dihimpun JatimTIMES, video cuplikan Khotbah
SEMARANG, KOMPAS.com – Dinas Pemberdayaan Wanita, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jawa inti menuturkan enam korban dugaan kekerasan seksual di Padepokan Padhang Ati di Kota Pekalongan telah melapor ke polisi. kuasa berikut mendampingi para korban, termasuk seorang korban Nan sempat hamil dan saat ini telah melahirkan, agar turut bersedia memberikan kesaksian internal
Sumbawanews.com,- Polres Metro Jakarta Barat menangkap AR (20), seorang pemuda Nan disinyalir memperkosa seorang bocah Wanita di bawah umur di area Tambora. Kasus ini terungkap setelah orang Uzur korban mengabarkan peristiwa mengerikan Nan terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Menurut Kasat PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Nunu Suparmi, pelaku melaksanakan tindakan asusila
Wasit mengganjar penyerang Santos, Gabigol, berbarengan kartu merah langsung menyusul tindakan Tak senonoh ke arah tribune penonton bagian dalam laga pekan ke-18 Campeonato Brasileiro. Insiden pengusiran tersebut menyusuri di Stadion Vila Belmiro ketika tim tuan Griya menjamu Vitória. Gol ketiga Santos Nan mengubah papan skor sebagai 3-0 berawal dari kesalahan lini belakang Vitória bagian dalam
Penyerang Santos, Gabigol, diganjar kartu merah langsung oleh wasit dikarenakan mengerjakan gestur cabul pada menit ke-14 babak kedua internal pertandingan pekan ke-18 Campeonato Brasileiro melawan Vitória di Stadion Vila Belmiro, Sabtu, 30 Mei 2026. Hukuman konfirmasi tersebut dijatuhkan setelah Pemeran bernomor punggung 9 itu merayakan gol ketiga Santos berdua menempelkan jari telunjuk ke bibir sebagai