Semarang – Wakil Gubernur Jawa inti (Jateng), Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin mengomentari kasus pemerkosaan oleh pengasuh di pondok pesantren di Pati. Beliau menyebut Pemprov Jateng inti menyiapkan Donasi pendidikan sebar para korban. Gus Yasin berucap kasus tersebut telah telah terlihat sejak 2024. Pihaknya memuji masyarakat, lembaga-lembaga, termasuk dari NU Nan Beralih Seiring mengajak
Kamis, 07 Mei 2026 – 15:04 WIB Ilustrasi kasus pemerkosaan. Foto: Ricardo/JPNN.com. jpnn.com, JAKARTA – Personil Komisi VIII Surahman Hidayat bereaksi keras menyikapi kasus dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap para santriwati oleh Ashari atau Mbah Walid. Ashari Ialah pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa center. “Kami mengutuk keras atas
PATI – Mondes.co.id | Ashari, kiai cabul Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo telah Tiba di Mapolresta Pati. Ia diangkut Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pati ciptakan diinvestigasi extra berikut, Kamis, 7 Mei 2026 cerah. Terlihat, Ashari internal kondisi berbarengan kedua tangan diikat memasuki ruang Satreskrim Polresta Pati. Mengenakan baju batik, ia tampak lesu berbarengan Paras
Intime – Pelarian oknum kiai tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati di Kabupaten Pati ujungnya berakhir. Setelah sempat menghilang dan mangkir dari panggilan penyidik, Ketua Pondok Pesantren Ndolo Kusumo itu diamankan polisi ketika bersembunyi di Kabupaten Wonogiri, Jawa center, Kamis (7/5) pagi. Penangkapan dikerjakan tim Satreskrim Polresta Pati Nan dipimpin langsung Kasatreskrim Kompol Dika Hadian Widya.
Pati (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati, Jawa inti, tercapai menangkap pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Kecamatan Tlogowungu, Pati, berinisial AS Nan berperan tersangka dugaan pencabulan terhadap santri di Loka pelariannya di Kabupaten Wonogiri, Jateng, Kamis. Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi ketika dihubungi via WhatsApp, Kamis, berbisik lebih sebelumnya tersangka mangkir dari panggilan
Pati, tvOnenews.com – Kronologi penangkapan Kiai Ashari (52) tersangka dugaan pencabulan puluhan santriwati di Pati, Jawa inti ketika diringkus polisi, pada Kamis (7/5/2026). Pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, ujungnya diamankan setelah lumayan melimpah orang masa berpindah-pindah Letak ciptakan mencegah kejaran polisi. Ashari ditentukan sebagai tersangka bagian dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap puluhan
lafal 10 irama Polresta Pati menangkap kiai berinisial AS di Wonogiri pada 7 Mei 2026 atas dugaan kasus pencabulan santri. Tersangka ditahan paksa dikarenakan mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi dan sempat melarikan diri ke bagian luar kota. Penyidik memutuskan AS sebagai tersangka pada 28 April 2026 berdasarkan data Absah dan keterangan saksi Nan konsisten. SuaraJawaTengah.id
Pati (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati, Jawa inti, tercapai menangkap pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Kecamatan Tlogowungu, Pati, berinisial AS Nan sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap santri di Loka pelariannya di Kabupaten Wonogiri, Jateng, Kamis. Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi ketika dihubungi via WhatsApp, Kamis, berucap sebelum itu tersangka mangkir dari panggilan
PATI – Mondes.co.id | Setelah buron selama kelebihan dari Esa masa, tersangka kasus pelecehan seksual santriwati di pondok pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo Pati pada akhirnya tercapai diamankan polisi. Pelaku bernama Ashari ditangani di Kabupaten Wonogiri pada Kamis permulaan masa (7/5/2026) Sekeliling pukul 04.00 WIB. Penangkapan tersebut dikerjakan setelah tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor