Asian porn Pengakuan Lansia di Cirebon Jadi Korban Mantan Caleg Cabul
Cirebon –
Pengakuan miris tiba dari seorang kakek berusia 64 tahun di Cirebon. Lansia tersebut mengaku telah sebagai korban pencabulan sesama jenis oleh seorang cowok berinisial H, Nan tak lain Ialah mantan calon Personil legislatif (caleg) setempat.
tindakan bejat Nan menimpa korban ini disinyalir telah dilancarkan berulang kali oleh pelaku berbarengan modus pemerasan berbekal ancaman penyebaran foto dan video asusila.
khayalan buruk kakek malang ini ujungnya terungkap setelah pihak keluarga memutuskan hasilkan membawanya ke ranah legalitas. Kuasa legalitas korban, Reza, membeberkan runtutan peristiwa kelam Nan menurut pengakuan kliennya bermula sejak dua tahun Lampau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku mengawali terornya berbarengan meraih sebuah foto korban Nan disinyalir tangguh telah direkayasa sebagai tak senonoh. Bermodalkan foto editan tersebut, sang mantan caleg mulai melontarkan ancamannya.
“Kronologinya kalau ungkapan korban sih telah dari 2 tahun Nan Lampau. Jadi 2 tahun Lampau itu kemungkinan Akbar foto korban telah diedit. Nah jadi ditakut-takutin, ‘Anda kalau nggak mau nurutin omongan Saya, foto ini Saya sebar’, gitu kan,” ungkapan Reza ketika dikonfirmasi, Rabu (27/5/2026).
Di bawah bayang-bayang ketakutan, kakek renta itu tak berdaya dan terpaksa menuruti keinginan menyimpang pelaku. Nahasnya, penderitaannya tak berhenti Tiba di sana. ketika melancarkan aksinya, sang mantan caleg ternyata secara damai-damai merekam perbuatan tersebut memanfaatkan ponsel pribadinya.
Rekaman Orisinil inilah Nan lantas dijadikan senjata pamungkas hasilkan berikut mengintimidasi korban di kemudian masa.
“Ngancam lagi, dikarenakan telah mempunyai video Orisinil kan. (Kejadiannya) turun extra 3 kali kalau menurut keterangan korban,” ungkapan Reza.
Reza memastikan bahwa klien Nan inti didampinginya tersebut memang telah memasuki usia senja ketika dijadikan sasaran pelecehan.
“Korban usianya 64 tahun kalau Tak keliru,” tutur Reza.
Mengenai sosok H Nan sebagai terduga pelaku, sang kuasa legalitas juga menyetujui rekam jejak cowok tersebut di panggung perpolitikan area Nan berakhir buntu.
“Iya, caleg dua kali kandas,” singkap Reza.
lekas kisah, rentetan penderitaan sang kakek ujungnya terendus oleh keluarganya. Tak raih lansia tersebut diperlakukan secara keji, pihak keluarga memutuskan hasilkan melawan berbarengan mengadukan mantan caleg tersebut ke Polres Cirebon Kota.
“Tadi kita telah laporkan. Tetap dumas,” tutur Beliau.
Merespons aduan masyarakat (dumas) Nan menyeret sebutan figur mantan politisi tersebut, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Fadlillah, melindungi pihaknya akan segera anjlok tangan hasilkan menelusuri kebenaran kasus pencabulan tersebut.
“hasilkan Fana kami akan periksa dan dalami terlebih dahulu terkait informasi dumas tersebut. Apabila terdapat laporan atau pengaduan Formal, tentu akan ditindaklanjuti sesuai tapak kerja dan ketentuan legalitas Nan Beraksi,” ucapnya.
(sya/sud)


Leave a Reply