Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said (Foto: Kemenag)
Jakarta, Jurnas.com – Kementerian Religi (Kemenag) mengemukakan bahwa Polisi telah menangkap terduga pelaku cabul terhadap Wanita di Pekalongan. Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said menjaga bahwa terduga pelaku itu bukan Ketua pesantren, tapi padepokan.
Menurut Basnang Said, lembaga Nan dipimpin terduga pelaku cabul itu bernama Padepokan Padhang Ati.
“Jadi lembaga itu bukan pesantren, tapi padepokan. gua telah meninjau informasi Education Management Information System (EMIS) bahwa lembaga tersebut Tak Mempunyai ijin operasional dan Tak terdaftar di Kantor Kementerian Religi Kab. Pekalongan,” ucapan Basnang internal siaran pers, Kamis (28/5).
dikarenakan Tak Mempunyai ijin operasional atau tanda pendaftaran, berikut Basnang, penyebutan lembaga itu sebagai pesantren Tak Pas. Menurutnya, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan telah mengerjakan Pembuktian terhadap legalitas keberadaan lembaga tersebut.
“Kami pastikan lembaga tersebut bernama Padepokan Padhang Ati dan berlokasi di Desa Simbang Kulon Kec. Buaran Kab. Pekalongan,” ucapan Basnang memaparkan.
Ia mengimbuhkan, kasus ini telah dibahas Seiring melalui rapat koordinasi di Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan pada 11 Mei 2026.
Rapat dihadiri berbagai pihak terkait, mulai dari Dinas P2A dan PPKB Kab. Pekalongan, Dinas Sosial Kab. Pekalongan, Kesbangpol Kab. Pekalongan, termasuk Kasi PD Pontren Kementerian Religi Kab. Pekalongan, Camat Buaran, Camat Karangdadap, Polres Pekalongan, Kepala Desa Simbang Kulon, Kepala Desa Kedungkebo, dan Babinsa Simbang Kulon.
“dikarenakan lembaga Tak terdaftar berkualitas di Kemenag maupun Kesbangpol maka diputuskaan bahwa kasus ini ditangani Polres Pekalongan. Laporan dari korban telah memasuki ke Polresta Pekalongan dan ditindaklanjuti berbarengan menjaga pengasuh Padepokan Padhang Ati ke Mapolresta Pekalongan pada 27 Mei 2026,” ucapan Basnang.
“Kami mendukung tahapan aturan Nan dijalankan oleh aparat. Tak Eksis toleransi sebar tindak kekerasan seksual di mana pun dan oleh siapa pun,” tandasnya.
KEYWORD :
Kementerian Religi Cabul di Pekalongan Ketua Padepokan Ketua Pesantren



Leave a Reply