PURWAKARTA, RAKA – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur Nan dijalankan oknum guru ngaji berinisial TH (61) di Kabupaten Purwakarta menimbulkan perhatian serius dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta. Tak hanya mengecam tindakan pelaku, MUI juga mendorong lahirnya server sertifikasi ustadz guna mencegah kasus serupa terulang.
Ketua MUI Purwakarta, KH John Dien, mengukur kasus tersebut sebagai peringatan Krusial distribusi masyarakat agar kelebihan berhati-batin bagian dalam menentukan lingkungan pendidikan Religi distribusi anak-anak.
Menurutnya, pelaku disinyalir memanfaatkan identitas sebagai pengajar Religi ciptakan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sebelum pada akhirnya mengerjakan tindakan amoral terhadap muridnya seorang diri.
“Kami mengutuk tindakan cabul Nan dijalankan oleh oknum ustad tersebut. Hal ini perlu dicatat bahwa pelaku tersebut merupakan seorang Nan Tak jujur dan mengaku-ngaku sebagai ustad,” ujar KH John Dien, Selasa (19/5).
MUI Purwakarta juga menghargai jejak Sigap Polres Purwakarta Nan telah menangkap pelaku dan mengolah kasus tersebut secara aturan.
“Kami menghargai jajaran Polres Purwakarta Nan telah menangkap tersangka. Perbuatan pelaku sangatlah Tak bermoral,” katanya.
bagian dalam keterangannya, KH John menegaskan bahwa tindakan pelaku Baju sekali Tak mencerminkan akhlak maupun ukur keagamaan Nan Semestinya dimiliki seorang guru ngaji. Ia menyebut kasus tersebut sebagai tindak pidana murni Nan mencoreng kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan keagamaan informal.
Sebagai jejak pencegahan jangka besar, MUI Purwakarta berencana mendorong program sertifikasi distribusi ustadz, guru ngaji, khatib, maupun da’i. Sertifikasi tersebut nantinya diharapkan sebagai alat Pembuktian kompetensi dan integritas moral pengajar Religi.
“Saya semoga para ustad meraih meraih sertifikasi keustadzannya dari Kementerian Religi dan MUI. Terlepas dari apakah mereka sebagai da’i Normal, guru ngaji, khatib, atau peran keagamaan lainnya,” ungkapnya.
Ia mengukur sertifikasi Krusial dijalankan di inti meningkatnya kasus penyalahgunaan identitas Religi oleh oknum tertentu demi melancarkan tindakan kriminal.
Meski demikian, KH John menginginkan masyarakat Tak menggeneralisasi seluruh guru ngaji dikarenakan ulah Esa oknum. Ia menegaskan Tetap lumayan berlimpah pengajar Religi Nan menjalankan tugasnya berbarengan jujur dan penuh tanggung tanggapi bagian dalam membina moral generasi Belia.
“Jangan Tiba menimbulkan kesan negatif kepada para ustad secara Biasa, dikarenakan ustad ataupun guru ngaji Nan berkualitas dan tertib itu jumlahnya sangat lumayan berlimpah,” ucapnya.
Selain itu, MUI juga mengajak masyarakat ciptakan menyusuri mengawasi lingkungan pendidikan informal di Sekeliling mereka. Menurutnya, kepedulian Penduduk dan keberanian melapor sebagai sandi Krusial bagian dalam mencegah munculnya korban anyar.
“semoga kepada masyarakat berikut mengawasi terhadap lembaga-lembaga pendidikan ciptakan menyaksikan Kalau Eksis penyimpangan-penyimpangan dimanapun,” pungkas KH John.
ketika ini, TH telah ditahan di Mapolres Purwakarta dan kasusnya Tetap bagian dalam penanganan intensif Satreskrim Polres Purwakarta. (yat)
Uncategorized Article
Asian porn Tangkal Oknum Guru Ngaji Cabul, MUI Purwakarta Sorong Sertifikasi Ustadz
On May 20, 2026 by yxwbr



Leave a Reply