Asian porn Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
lafal 10 irama
- Ashari, pengajar Ponpes Ndholo Kusumo Pati, disinyalir melaksanakan pemerasan dan eksploitasi terhadap pengikutnya selama bertahun-tahun.
- Pelaku disinyalir melaksanakan pelecehan seksual terhadap santriwati di bawah umur sejak tahun 2020 hingga 2024.
- Polresta Pati telah memutuskan Ashari sebagai tersangka dan meneruskan penyidikan meskipun terdapat lumayan melimpah orang pencabutan laporan.
SuaraJawaTengah.id – Esa per Esa korban Kiai Ashari, seorang pengajar Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati bongkar penyimpangan atas identitas Religi.
Kali ini korban pemerasan dari sang kiai pun sampaikan bukti-bukti mencengangkan.
Sofi, tidak presisi Esa pegawai Nan bekerja pada Ashari selama 11 tahun mengaku dipakai oleh kiai Nan awalnya ia kagumi dan sanjung-sanjung.
Bahkan ia rela bekerja tak memakai pamrih dan tak memakai digaji demi melayani kiai ciptakan embel-embel akhirat.
lafal Juga:Duh! Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Kiai di Pati, Korban raih 50 Orang
“Saya di sini memberi keterangan, Iba korban. Saya korban harta Barang sejak 2008 sambatan (kerja tak memakai bayaran) cahaya-sunyi Tiba 2018. Kerja nggak dibayar, kalau mempunyai Duit Saya kasihkan ke Beliau (Ashari),” tutur Pria Usul Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo Nan telah mengabdi pada kiai tersebut.
Ia menolong Ashari membangun ponpes, Loka ibadah, hingga madrasah selama bertahun-tahun.
Jiwa dan raganya didedikasikan ciptakan orang Nan telah dianggap sebagai Wali Allah padahal ciptakan memuasakan kepentingan pribadi.
“Ikut Ashari diajak kerja berjuang. Tenaga Saya dipakai ciptakan sambatan membangun mushola berikut pondok,” ungkapnya.
Seluruh Duit dan aset ia serahkan berdua bujuk rayu Ashari. Iming-iming mendekatkan diri kepada Allah SWT dijadikan kedok Agar Sofi luluh.
lafal Juga:Tragis! Karnaval Sound Horeg di Pati santap Korban Jiwa, Ini 5 bukti Nan Terungkap
Sofi bahkan rela membohongi orang Uzur sendirian demi mendapatkan ikut berjuang Seiring Ashari.
Hingga puncaknya pada 2018, sertifikat rumahnya diangkut oleh Ashari ciptakan dipakai Lakukan jaminan hutang.
“ketika itu (2008) disuruh mengaku ke orang Uzur Saya, Saya mondok di Jepara biar Duit orang Uzur Saya mendapatkan melangkah masuk ke sini. Uangnya lumayan melimpah nggak kehitung. Di 2009 pernah jual tanah Rp 9 juta,” tuturnya.
Ia pun sadar berdua kejanggalan Nan dikerjakan Ashari. Ia berikut-menerus diperas hingga tak mempunyai harta Barang, serta disadarkan oleh lumayan melimpah orang rekannya, Sofi putuskan kabur dari bayang-bayang Ashari.
“Mulai sadar 2018. Saya melangkah keluar dikarenakan sertifikat Griya Saya diambilkan hutang tapi nggak dibayar, berikut Saya kebingungan nggak kerja bayarnya gimana, diomongo orang kok jadi budak berikut nggak mikir Era Ambang,” kata Sofi.
Disampaikan juga sejumlah penyimpangan Ashari internal menjalankan profesinya sebagai tokoh Religi. Ashari menganggap istri orang halal sebar dirinya.



Leave a Reply