Asian porn Kiyai Cabul Lecehkan 50 Santriwati di Pati Telah ditentukan Tersangka Tapi Belum Ditahan, kenapa?
Pati, tvOnenews.com – Oknum kiyai Nan diperkirakan mengerjakan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pati, Jawa inti telah ditentukan sebagai tersangka.
Hal itu diungkap langsung oleh Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid pada Sabtu (2/5/2026) kemarin.
Kapolsek berucap kasus ini telah dilimpahkan ke Satreskriim dan Unit Pelayanan Wanita dan Anak (PPA) Polres Pati.
“Informasi Nan kami mendapatkan, kasus ini telah pada tahap penetapan tersangka,” katanya di Tlogosari pada Sabtu (2/5/2026).
Meski telah ditentukan sebagai tersangka, Kapolsek menyingkap Kalau oknum kiyai tersebut belum dijalankan penahanan.
“Kanit PPA (Polres Pati) telah menegaskan bahwa alur ketika ini telah pada tahap penetapan tersangka,” ungkapnya.
“Belum (ditahan). hasilkan extra terus silakan koordinasi berdua Satreskrim Polresta Pati,” tambahnya.
Ratusan Penduduk Geruduk Pondok Pesantren
Ratusan Penduduk geruduk kompleks pondok pesantren putri di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa inti, pada Sabtu (3/5/2026) cerah.
Massa Nan tergabung internal Aliansi Masyarakat Pati hasilkan kedaulatan Seiring Penduduk setempat menggelar langkah demonstrasi menuntut keadilan distribusi para korban pencabulan pengasuh pondok pesantren.
Ratusan Penduduk geram dikarenakan seorang kiyai di pondok pesantren tersebut diperkirakan mengerjakan tindakan asusila terhadap puluhan santriwatinya.
Bahkan beredar informasi bahwa oknum kiayi tersebut Tiba menghamili sejumlah santriwati dan terpaksa dinikahkan berdua santri cowok.
internal langkah tersebut, massa membawa pengeras Bunyi dan berbagai poster berisi kecaman terhadap pelaku serta tuntutan agar aparat segera memberikan hukuman setimpal.
Situasi sempat memanas ketika massa menginginkan pihak pondok pesantren memunculkan perwakilan hasilkan memberikan Penjelasan.
Dua orang perwakilan, termasuk ketua yayasan pondok pesantren ujungnya menemui massa dan memberikan penjelasan. Namun, penjelasan tersebut Tak sepenuhnya meredakan amarah Penduduk.
Sejumlah massa sempat melempari dua perwakilan pondok pensantren tersebut berdua botol air teguk dan batu Mini.
Mujur, aparat kepolisian Nan berjaga tercapai mengendalikan situasi sehingga Tak terjadi kericuhan extra terus.
Halaman lalu :
internal orasinya, Penduduk menuntut agar pihak kepolisian segera menahan kiyai Nan diperkirakan sebagai pelaku pencabulan terhadap santriwatinya.



Leave a Reply