Asian porn UNKRISWINA Sumba Dukung Polisi Usut Dugaan Tindak Pidana Cabul Libatkan Oknum Dosen
Waingapu.Com-Universitas Kristen Wira Wacana Sumba (UNKRISWINA Sumba) menegaskan bantuan penuh terhadap alur aturan dugaan tindak pidana cabul Nan disinyalir mengikutsertakan seorang oknum dosen di lingkungan kampus tersebut.
Pernyataan itu disampaikan langsung Rektor UNKRISWINA Sumba, Umbu Ho Ara, ketika konferensi pers Seiring Ketua universitas dan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan tangguh (PPKPT), Jumat (29/5/2026) cerah Lampau.
Kasus tersebut mencuat setelah keluarga seorang mahasiswi Nan memakai identitas samaran Kembang memberitakan dugaan perbuatan cabul Nan disinyalir dikerjakan dosen berinisial R.
Laporan itu diperoleh Satgas PPKPT pada 25 Mei 2026 Sekeliling pukul 20.00 WITA sebelum pada akhirnya diproses extra terus oleh pihak kepolisian.
“Kami mendukung sepenuhnya alur penanganan dan penelusuran data-data Nan sedang terjadi,” ucapan Umbu Ho Ara.
Menurut Beliau, bantuan itu disampaikan baik terhadap mekanisme internal kampus maupun alur aturan Nan saat ini ditangani aparat Polres Sumba Timur.
UNKRISWINA Sumba menegaskan Tak akan mencampuri alur penyelidikan dan menyerahkan seluruh alur pidana kepada aparat penegak aturan.
Sebagai bentuk tanggung respon institusi, pihak kampus juga telah meraih tapak administratif terhadap oknum dosen Nan diberitakan.
Melalui surat Formal Satgas PPKPT, dosen R diminta Tak menjalankan kegiatan Tridarma Perguruan tangguh Tiba pemeriksaan berakhir dikerjakan.
“Kami meraih tapak ini agar alur penanganan Melangkah baik dan situasi kampus tetap kondusif,” ujar Umbu Ho Ara.
Ia menjamin kampus akan bersikap profesional dan Rasional internal mengatasi kasus tersebut. Di sisi lain, Satgas PPKPT terus memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga korban guna menjamin hak-hak korban tetap terlindungi.
Umbu Ho Ara kembali menegaskan bahwa kampus Tak mentolerir segala bentuk kekerasan seksual maupun tindakan Nan bertentangan berbarengan ukur kemanusiaan dan integritas akademik.
“Kami Mau menjamin lingkungan kampus tetap terjamin dan bermartabat,” tegasnya.
Pihak kampus juga menganjurkan masyarakat agar Tak menyebarkan informasi Nan belum Niscaya kebenarannya demi merawat alur aturan Melangkah secara adil.(ion/ped)


Leave a Reply