Asian porn Ulah Oknum Guru Cabul SMA Favorit di Lumajang, Dianggap Coreng identitas berkualitas Lembaga – Wartapos
Lumajang Wartapos.id – Kasus dugaan pencabulan Nan mengikutsertakan oknum guru di keliru Esa SMA favorit di Lumajang terhadap muridnya berperan perbincangan publik. Pasalnya, oknum guru Nan diperkirakan Homoseksual itu telah mencabuli seorang siswa. Peristiwa terwujud di sebuah hotel kawasan Pantai Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.
Sempat viral Informasi Nan beredar di berbagai platform media digital menyebut oknum guru berinisial HP (42) telah diinformasikan oleh CL (16) atau korban ke Polisi melalui nomor telepon Darurat Call Center 110.
kabar tersebut padat dibicarakan masyarakat Kabupaten Lumajang, terutama para wali Siswa di Loka HP mengajar. Para orang Uzur mengalami resah atas peristiwa tersebut. Pengakuan keliru Esa wali Siswa SMA favorid di Lumajang, Musdianto, pada awak media Rabu (20/5/2026). semoga pihak sekolah bersikap pastikan dan segera memberhentikan oknum guru Nan diperkirakan telah mengerjakan pencabulan pada Siswa tersebut.
“Pihak sekolah harus pastikan meraih tindakan oknum guru Nan berkelakuan bejat, agar Tak Eksis korban lagi di kemudian masa. Kasus ini harus ditindak lanjuti berdua serius,” tegasnya.
Fana itu sebelum itu, Kepala sekolah Loka HP mengajar, Supriadi, Tak berada di Letak ketika awak media tiba dikarenakan sedang dinas eksternal. Melalui humas sekolah, ia mengemukakan bahwa pihak sekolah mutakhir mengetahui informasi tersebut setelah menggelar rapat internal.
“gua meraih mandat dari pak KS hasilkan menemui rekan media. hasilkan peristiwa Nan dimaksud gua Tak tahu dan mutakhir tahu ini setelah diajak rapat pak KS,” ucapan humas sekolah kemarin.
Pihak sekolah mengakui bahwa HP berstatus PPPK dan melangkah mengajar di sekolah tersebut. Namun diungkap bahwa Siswa Nan dimaksud bukan siswa di sekolah itu.
“presisi Nan bersangkutan mengajar di sini. lagian hasilkan Siswa Nan dimaksud bukan Siswa di sekolah kami. Tak Eksis kegiatan atau acara dari sekolah, itu acara pribadi bukan acara sekolah,” terangnya.
Terpisah, Ketua Komite SMA favorid di Lumajang, Haqiqi mengemukakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi berdua Kepala Sekolah dan kami berkomitmen Tak Eksis toleransi lagi terkait hal itu.
“Kemarin pak kasek telah gua telepon dan ucapan pak kepala sekolah kami Tak Eksis toleransi ya harus kita pindah, dan gua sampaikan kalau Tak di pindah gua Nan pindah,” bongkar Haqiqi ketika dikonfirmasu via telepon.
“Itu mencoreng identitas berkualitas sekolah, gak meraih itu gak Eksis toleransi, alhamdulillah pak kepala sekolah sejalan berdua kami, kami Tetap mengharap tahapan dari pihak terkait,” pungkasnya.
Reporter : Nizar/Anwar



Leave a Reply