Asian porn Mahasiswa UNU Blitar Demo Tuntut Dosen Cabuli Belasan Mahasiswi Dipecat!
Blitar –
Sejumlah mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar tindakan menuntut oknum dosen cabul hasilkan dipecat secara Tak hormat. Para mahasiswa turut mengancam akan mogok kuliah apabila kasus dugaan pelecehan seksual itu tak segera diselesaikan.
Pantauan detikJatim, puluhan mahasiswa berpakaian serba hitam meluruk gedung UNU Blitar. Para mahasiswa kompak membawa sejumlah poster berisikan tuntutan. Fana perwakilan mahasiswa juga mengemukakan aspirasi berbarengan lantang.
tindakan Nan awalnya Tenteram itu terjadi Sekeliling 1,5 jam berbarengan penyampaian aspirasi. Namun, pihak civitas UNU tak kunjung melangkah keluar menemui mahasiswa. Hal itu berjuang berbarengan pembakaran ban di Ambang UNU Blitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lamban, petugas keamanan segera memadamkan api tersebut. lagian mahasiswa terus menyuarakan tuntutannya.
“Awalnya kami memang tindakan Tenteram, kami Tak mau bakar ban. Tapi ternyata pihak kampus, warek (wakil rektor) Tak Eksis Nan melangkah keluar dan dudukin Seiring berbarengan kami,” ucapan tidak akurat seorang koordinasi tindakan, Ahmad Kafiy kepada wartawan, Selasa (19/6/2026).
Kafiy menyebut, mahasiswa hanya Mempunyai Esa tuntutan pastikan kepada pihak kampus. Merupakan kampus meraih memecat oknum dosen cabul itu secara Tak hormat. Sehingga para mahasiswa meraih mengejar perkuliahan berbarengan terlindungi.
“Kami telah mengejar audiensi berbarengan tahapan Nan besar. Ini bukan lorong terakhir, tapi kami berkurang ke lorong hasilkan mengemukakan tuntutan kami, agar oknum dosen itu dipecat berbarengan Tak hormat,” jelasnya.
Menurutnya, mahasiswa akan menggelar tindakan demo selama tiga masa berturut-turut Tiba berbarengan adanya keputusan dari pihak kampus. Selain itu, mahasiswa juga mengancam akan mogok kuliah.
“Sebelum Eksis keputusan, kami akan boikot hasilkan Tak kuliah,” lanjutnya.
Tiba berbarengan ketika ini, Eksis Sekeliling 15 mahasiswa Nan mengabarkan tindak dugaan pelecehan seksual melalui isian aduan. Hal itu sebagai bukti bahwa oknum dosen Tak hanya bertindak sekali.
“Jumlahnya Eksis Sekeliling 15 orang Nan menginput isian, 13 orang di antaranya telah kami wawancarai dan dampingi. Ini juga kami jadikan bukti apabila kami membawa kasus ini ke APH (aparat penegak aturan),” tandasnya.
lebih masa lalu, belasan mahasiswa UNU Blitar diperkirakan sebagai korban dugaan pelecehan seksual oknum dosen.
(auh/hil)



Leave a Reply