Asian porn Dukun Cabul di Gresik Tega Perkosa Pasien Nan Depresi Usai Bercerai
Gresik –
Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik meringkus NA (48), Penduduk Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah. Ia ditangani dikarenakan disinyalir mengerjakan kekerasan seksual terhadap seorang Wanita Nan inti merasakan depresi berbarengan modus menyediakan pengobatan opsi.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya berbisik pelaku memanfaatkan kondisi rentan korban berbarengan dalih memberikan terapi penyembuhan. Korban sebelum itu mengutarakan keluhan kondisi depresi itu kepada pelaku.
“Pelaku memanfaatkan teknik terapi, sehingga korban Tak Meletakkan curiga,” ujar Arya, Jumat (21/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arya mengimbuhkan korban terungkap pernah menjalani pengobatan opsi kepada pelaku pada 2012 silam. ketika itu kondisinya membaik. Namun, pada ujung 2024, depresi korban kembali kambuh setelah merasakan perceraian berbarengan lelakinya.
“Sejak ujung 2024 hingga 2025 pelaku kemudian memberikan sejumlah terapi kepada korban, mulai meditasi, doa, hingga pemijatan,” ungkapan Arya.
internal tahapan itu, ungkapan Arya, pelaku disinyalir memanfaatkan kondisi psikologis korban berbarengan berbisik bahwa penyakit depresi Nan diderita hanya mendapatkan sembuh jumlah apabila korban bersedia menikah dengannya.
“Memanfaatkan wilayah rentan korban berbarengan mengiming-imingi bahwa penyakit depresinya hanya mendapatkan sembuh jumlah Kalau korban mau menikah,” Jernih Arya.
Arya berbisik, tindakan kekerasan seksual itu kemudian melangkah pada ujung Mei 2025 Sekeliling pukul 18.00 WIB. ketika itu pelaku mendatangi Griya korban berbarengan alasan mengajaknya meninggalkan mendapatkan makanan.
“Namun, di inti perjalanan memanfaatkan sepeda motor, pelaku Malah menginstruksikan korban menuju area persawahan Kebon Jeruk di kawasan Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah. Kemudian terjadilah persetubuhan,” bongkar Arya.
NA saat ini telah ditangani dan ditahan di Mapolres Gresik ciptakan menjalani tahapan legalitas. Polisi Tetap mengembangkan kasus itu dikarenakan Tak mengakhiri kemungkinan adanya korban lainnya.
“ciptakan jumlah korban dan modus lainnya Tetap kita kembangkan. dikarenakan ketika ini pelaku Tetap diinvestigasi,” pungkas Arya.
(abq/dpe)


Leave a Reply