Asian porn Guru Nan disinyalir Cabuli Siswi SD di Ngawi Dipindah Tugas, Pengamat: Tak Serius Lindungi Korbanp
NGAWI, KOMPAS.com – Oknum guru olahraga di sebuah SD Negeri di Kecamatan Beringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur berinisial PR (58) disinyalir mencabuli muridnya berinisial A (10).
Dugaan percabulan terjadi ketika siswa kelas 4 SD tersebut membuntuti pelajaran olahraga.
Kasus percabulan tersebut padat diperbincangkan publik di Kabupaten Ngawi internal sepekan terakhir. Terlebih, oknum guru hanya disalurkan Hukuman pindah tugas sebagai staf Normal di korwil di Esa kecamatan di Kabupaten Ngawi.
lafal juga: Kasus Pengasuh Ponpes Ponorogo Cabuli 11 Santri, Polisi akses Kesempatan Korban Lain
Alasan Pemindahtugasan Terduga Pelaku
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono Nan dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (21/5/2026) menyetujui pemberian Hukuman pindah tugas oknum guru olahraga itu sebagai staf Normal di korwil kecamatan.
Namun Hukuman itu bersifat Fana lantaran ketika ini tim Pemkab Ngawi Tetap menelusuri persoalan itu di lapangan.
“Saya telah konfirmasi di Dinas Pendidikan informasinya Tetap ditindaklanjuti. Upaya memindah (oknum guru PR) dikarenakan Eksis keresahan masyarakat di situ dan menginginkan agar (PR) Tak lagi berperan guru ajar,” ucapan Ony.
Ony berbisik, upaya pemindahan tugas ke korwil kecamatan hasilkan mencegah kegaduhan dan keresahan. Selama bertugas di korwil kecamatan, PR Tak diperbolehkan mengajar di sekolah lagi.
lafal juga: Belajar dari Kasus Kiai Cabul di Pati, Pesantren Diminta dibuka dan Bentuk Satgas Anti Kekerasan
Kendati demikian, tahapan tindak berikut pencarian data dugaan percabulan akan berikut diproses tim Pemkab Ngawi. tapak itu ditempuh lantaran Pemkab Ngawi harus mengedepankan asas Prasangka tak bersalah sebar guru Nan bersangkutan.
“Bila Eksis data Nan kokoh maka kami akan tahapan,” ucapan Ony.
Menurut Ony bila Eksis mediasi dan terungkap perjanjian Tenteram Tak Eksis penuntutan maka prosesnya Tak dilanjut. Namun bila mediasi kandas maka ditindaklanjuti ke tahapan legalitas.
Ditanya Hukuman pemindahan tugas dan mediasi Nan dikerjakan menunjukkan Pemkab Ngawi Tak menjaga korban kekerasan seksual Nan menimpa anak, Ony mengatakan timnya telah berkurang ke lapangan.
Termasuk Dinas Pemberdayaan Wanita, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana diklaim telah mendampingi korban kekerasan seksual Nan menimpa siswi tersebut.
Ony menyangkal Pemkab Ngawi melaksanakan pembiaran terhadap kasus ini. Tindakan administratif telah dikerjakan berdua tapak permulaan pemindahan dari guru berperan staf Normal di korwil Kecamatan Pangkur.
Alami Trauma
Orangtua korban A berinisial AT Nan dikonfirmasi terpisah menyetujui peristiwa Nan menimpa putri sulungnya tersebut. dikarenakan ulah guru olahraga bejat itu, anaknya merasakan trauma dan sakit selama sepekan.
“Anak Saya trauma dikarenakan guru itu melaksanakan pelecehan extra dari Esa Masa Lampau. Anak Saya bahkan sempat sakit demam dan gerah kemudian menggigil. Saya carikan Penawar. Lampau anak Saya selama seminggu Tak memasuki sekolah,” ujar AT.



Leave a Reply