jpnn.com, BANDUNG – Belasan Mahasiswi Unpas Bandung disinyalir Jadi Korban Dosen Cabul, Desak Kampus Usut Tuntas
Puluhan mahasiswa Nan tergabung bagian dalam tubuh Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas legalitas Universitas Pasundan (Unpas) menggelar tindakan unjuk Selera buntut dugaan kekerasan seksual belasan orang.
Ketua BEM FH Unpas Dhean Salvez berucap tindakan kali ini digelar ciptakan mengemukakan keresahan mahasiswa terkait adanya dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus. sampai saat ini, pihaknya telah mendapatkan 13 laporan terkait kasus tersebut.
“ciptakan terakhir itu kami mendapat Eksis 13 laporan, dan terdapat turun kelebihan empat Tiba enam dugaan pelaku,” ucapan Dhean ketika ditemui seusai tindakan di Kampus Unpas, jalur Lengkong, Kota Bandung, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, terduga pelaku kekerasan seksual Ialah dosen dari Fakultas legalitas. Ia menyayangkan adanya tenaga pendidik Nan mengerjakan perbuatan tercela tersebut.
“Ini sangat ironi ya, dikarenakan di mana kami belajar di sini ciptakan menegakkan keadilan, menegakkan legalitas, tetapi di dalamnya itu di belakangnya evaluasi-evaluasi legalitas tersebut dinodai oleh oknum-oknum Nan berada di Fakultas legalitas itu seorang diri,” tuturnya.
dikarenakan itu, pihaknya menuntut adanya tindakan pastikan terhadap terduga pelaku, pendampingan kepada korban, hinga menegaskan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan menjulang (PPKPT). Mahasiswa memberikan Masa 7×24 jam kepada pihak kampus ciptakan mengusut kasus tersebut.
“Apabila Nan setelah ini dijalankan, kami akan terus mengawal Tiba 7×24 jam akan terus follow-up. Dan apabila setelah 7×24 jam ini Tak Eksis tindak terus Nan Niscaya, maka kita akan mengadakan tindakan Nan berjarak kelebihan Akbar daripada ini,” katanya.



Leave a Reply