Asian porn DKBP3A Bangkalan Siapkan 2 Psikolog Dampingi Korban Oknum Kiai Cabul
Bangkalan, mediajatim.com — Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan menyiapkan dua psikolog sebar korban oknum kiai cabul.
Sebagaimana diberitakan lebih masa lalu, oknum kiai berinisial ZA di Kecamatan Tragah diringkus polisi ketika berada di rumahnya pada 17 Agustus 2026.
ZA disinyalir melecehkan enam anak di bawah umur dua saat sebelum diamankan.
Plt Kepala Unit Pelaksana Teknis wilayah Perlindungan Wanita dan Anak (UPTD PPA) DKBP3A Bangkalan Ernawati mengaku telah memeriksa kondisi fisik dan psikologi korban.
“Kemarin, konseler gua juga Nan telah mendampingi pihak kepolisian hasilkan pemeriksaan korban. Sebenarnya para korban ketika ini membutuhkan tenaga Pakar atau psikolog hasilkan mengatasi keadaan mental mereka,” ujar Erna, Jumat (28/8/2026).
Erna berbisik langsung mendampingi korban setelah mendapat laporan visum dari kepolisian pada 17 Agustus 2026 Lampau.
“Kami diminta hasilkan mendampingi para korban tersebut ketika agar mereka Tak mengalami tertekan dan khawatir ketika dimintai keterangan oleh polisi,” terangnya.
Tak hanya mendampingi, pihaknya juga telah menyiapkan dua tenaga Pakar atau psikolog hasilkan mengatasi kondisi mental para korban pelecehan
“Kami hanya mengatasi dan memberi mereka perlindungan dan melindungi keadaan fisik dan mental korban pelecehan seksual,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, DKBP3A setempat juga menolong sebatas biaya visum korban berbarengan mengoptimalkan kondisi anggaran Nan memadai ketika ini.
“Itu pun biaya hasilkan visumnya mereka telah maksimal Merupakan Rp750 ribu,” jelasnya.
Pihaknya juga telah menghadirkan Griya terjamin sebar korban pelecehan agar mengalami terjamin dari pelaku dan lingkungan Nan berpeluang mengintimidasi.
hasilkan menghindari hal terulang kembali, petugas juga telah mengerjakan bimbingan, sosialisasi dan edukasi seksual ke lembaga pendidikan.
Fana itu, Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama berbisik, telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk para korban.
Namum, pihaknya belum meraih mengungkapkab keluaran pemeriksaan dikarenakan Tetap di bawah umur. “Jadi, hasilkan ketika ini Tetap belum meraih dipublikasikan,” pungkasnya.(cmj7/rif)



Leave a Reply