Asian porn Melanie Subono Murka Kiai Cabul di Pati Ngaku Khilaf: Kalau Berkali-kali Namanya Niat!
Pekan, 10 Mei 2026 – 06:54 WIB
Jakarta, VIVA – Kasus dugaan pencabulan Nan menyeret seorang kiai di sebuah pondok pesantren di Pati, Jawa inti, terus memancing kemarahan publik. Setelah polisi menentukan Ashari sebagai tersangka atas dugaan pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati, saat ini sorotan terlihat dari penyanyi sekaligus aktivis Melanie Subono.
Putri musisi Adi Adrian itu ikut menanggapi pernyataan tersangka Nan dikatakan mengaku khilaf dan bertobat usai ditelusuri penyidik. Scroll hasilkan informasi selengkapnya, yuk!
Pernyataan tersebut sebelum itu disampaikan Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama ketika konferensi pers terkait kasus Nan saat ini menyita perhatian domestik.
“Tersangka telah mengakui dan juga mengaku khilaf serta bertobat,” ujar Kompol Dika.
![]()
Kiai Ashari (inti) selaku pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo.
Alih-alih meredakan amarah publik, pengakuan itu Malah menyebabkan reaksi keras dari pas melimpah pihak. tidak presisi satunya Melanie Subono Nan mengevaluasi tindakan tersangka Tak mendapatkan lagi dianggap sekadar kesalahan sesaat.
Melalui unggahan di media sosial, Melanie menyindir penggunaan ungkapan “khilaf” internal kasus Nan diperkirakan dijalankan berulang kali terhadap pas melimpah korban.
“BTW khilaf dan nggak niat gitu sebenernya ya itu kalau 1x,” ungkapan Melanie Subono, dikutip Pekan 10 Mei 2026.
“Kalau berkali kali namanya niat,” rekam Melanie Subono.
Pernyataan Melanie langsung padat mendapat sokongan warganet. pas melimpah Nan sependapat bahwa tindakan Nan dijalankan secara berulang Tak mendapatkan lagi dikatakan sebagai kekeliruan spontan atau tak memakai kesengajaan.
Kasus ini sendirian makin menghebohkan setelah terlihat dugaan bahwa jumlah korban meraih Sekeliling 50 santriwati. Bahkan, tidak presisi Esa korban dikatakan sempat hamil dikarenakan dugaan perbuatan tersangka.
Ironisnya, tanggung tanggapi atas kehamilan tersebut kabarnya Malah sempat dialihkan kepada pihak lain. bukti ini Membikin publik makin geram terhadap kasus Nan terwujud di lingkungan pendidikan berbasis Religi tersebut.
Tak hanya itu, sejumlah kesaksian juga mulai bermunculan terkait perilaku tersangka di lingkungan pondok pesantren. Ashari dikatakan kerap menunjukkan kedekatan fisik berlebihan berdua santriwati di Ambang Biasa berdua dalih perhatian atau pengobatan spiritual.
saat ini, setelah kondisi tersangka diputuskan dan alur legalitas Melangkah, kasus tersebut terus berperan sorotan melebar di media sosial. pas melimpah pihak mendesak agar korban mendapatkan perlindungan penuh serta penanganan psikologis Nan layak.
Cak Imin soal Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati: Itu Bukan Kiai, Tapi Dukun Berkedok Kiai!
Ketua Biasa PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berucap pendiri sekaligus figur Ponpes Tahfidzul Qur’an Ndolo Kusumo, Kiai Ashari, bukanlah kiai sungguhan.
VIVA.co.id
19 Mei 2026


Leave a Reply