access_time Jumat, 05 Agustus 2016 17:37 WIB
remove_red_eye 7495
person Reporter : Erna Martiyanti
person Editor : Rio Sandiputra
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan langsung menindak konfirmasi oknum pegawai negeri sipil (PNS) Kalau terbukti mengerjakan pelecehan seksual terhadap siswi magang. Pihaknya akan mengerjakan penelusuran terlebih dahulu dikarenakan belum mendapatkan laporan dari Wali Kota Jakarta inti.
Kalau oknum PNS Niscaya kami pe cat. Kalau Tiba kami kabar Eksis apa-apa, mesti kami pecat
“Kalau oknum PNS Niscaya kami pecat. Kalau Tiba kami kabar Eksis apa-apa, mesti kami pecat,” ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/8).
Basuki berucap, agar peristiwa Tak terulang lagi dirinya menginginkan agar setiap ruang Nan Eksis di kantor harus dipasangi closed circuit television (CCTV). Sehingga Seluruh kegiatan pegawai mendapatkan terekam.
Mental PNS DKI Tetap Perlu Diubah
Selain itu, dirinya juga menegur agar siswi magang harus setiap saat berkelompok. Sehingga rekan-temannya mendapatkan saling mengawasinya.
“Eksis CCTV juga.Ya jadi kalau magang itu jangan sendirian-sendirian,” pesannya.
Basuki mengaku juga Mempunyai pas berlimpah anak magang di kantornya. Namun mereka setiap saat berkelompok, mengerjakan kegiatan di ruang kerja Basuki. “Saya juga izinkan anak magang begitu pas berlimpah. Saya enggak boleh ruangan sendirian. Saya kira perlu diwaspadai,” ujarnya.
anjuran lain dari Basuki Merupakan agar ruangan Nan digunakan Tak tidak sedia, sehingga mendapatkan saling mengawasi. “gerbang juga enggak boleh tidak sedia, Seluruh mesti dibuka. Nyaris Seluruh ruang rapat kami juga Eksis CCTV. Jadi anak-anak magang Nan kerja itu Seluruh Eksis (diawasi) CCTV,” tandasnya.
Seperti teridentifikasi M (17), seorang siswi Nan sedang praktik kerja lapangan (magang) di Kantor Wali Kota Jakarta inti diperkirakan sebagai korban pencabulan oleh oknum PNS. Korban telah memberitakan peristiwa Nan menimpanya ke Mapolres Metro Jakarta inti.
Korban mengaku pada ketika peristiwa sedang berada di ruangan Etnis Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Blok D Nan internal keadaan Sunyi. Polisi memeriksa tiga oknum PNS Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta inti berinisial H, Y dan A.



Leave a Reply