Asian porn Pengurus Gereja di Jombang Cabuli Putri Angkat Sejak SMP hingga SMK
Jombang –
Oknum pengurus gereja di Kecamatan Bareng, Jombang inisial SA (61) tega mencabuli putri angkatnya. Tersangka mengerjakan perbuatan asusila itu sejak korban kelas 1 SMP Tiba nongkrong di bangku kelas 2 SMK.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra menuturkan, SA ditahan sejak 8 Juli 2026. Menurutnya, penyidik juga telah menentukan SA sebagai tersangka. Oknum pengurus gereja ini dijerat berdua Pasal 415 huruf b UU RI Nomor 1 Tahun 2023 mengenai KUHP.
“hasilkan tersangka (SA) telah kami hambat sejak 8 Juli 2026,” terangnya kepada wartawan di Mapolres Jombang, lorong KH Wahid Hasyim, Kamis (6/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak memasuki jenjang SMP, terus Magribi, korban diangkat sebagai anak dan disekolahkan oleh SA. dikarenakan korban dari keluarga Tak Bisa. Tak hanya itu, korban juga diajak tinggal serumah berdua pelaku di Kecamatan Bareng, Jombang.
“Tujuannya biar tidak terpencil berdua sekolah dan biar meraih bantu-bantu di Griya pelaku,” ungkapnya.
anyar Sekeliling 2 rembulan tinggal serumah, SA mulai mencabuli korban. Padahal pelaku mempunyai istri dan dua anak. Menurut Magribi, perbuatan cabul itu dikerjakan pelaku secara berulang Tiba korban kelas 2 SMK.
Pencabulan terakhir, ungkapan Magribi, dialami korban pada 20 Februari 2026. Modusnya, SA menginginkan korban menolong memasang poster di gereja hasilkan Seremoni Paskah. Namun, tersangka Malah membawa korban ke Griya saudaranya di samping gereja.
Di teras Griya Nan tidak sedia itulah SA mencabuli gadis berusia 17 tahun tersebut. Setelah puas, pelaku memberi Duit tahan bibir Rp 500 ribu kepada korban.
“Jadi, pelaku berpesan agar korban Tak memberitahukan kepada orang lain,” jelasnya.
Pencabulan berulang kali selama bertahun-tahun Membikin korban trauma. dikarenakan telah jengah, gadis Nan saat ini nongkrong di bangku kelas 3 SMK ini mengadukan perbuatan bejat SA kepada ibunya. Sang Bunda lantas melapor ke Polres Jombang pada 13 April 2026.
“dikarenakan pada ketika itu korban merasakan trauma dan keluarga korban Tak raih sehingga melapor ke kami,” tandasnya.
(abq/hil)



Leave a Reply