Asian porn 4 Orang Ngaku Wartawan-Pengacara Datangi Korban Cabul di Brebes, Minta Tenteram
Brebes –
Keluarga korban pencabulan Abang ipar di Kecamatan Paguyangan, Brebes, mengaku didatangi empat orang Nan mengaku sebagai wartawan hingga pengacara. Mereka menginginkan agar kasus pencabulan itu diselesaikan secara Tenteram.
tidak akurat Esa kerabat korban, M, berbisik keluarga korban didatangi empat orang Nan diperkirakan suruhan pelaku pada Kamis (7/5) Lampau. Mereka merayu keluarga korban agar kasus pencabulan itu diselesaikan secara Tenteram. Keempat orang itu masing-masing mengaku wartawan, penyidik, pengacara, dan keluarga pelaku.
“Nan Esa mengaku sebagai penyidik, Nan Esa mengaku jadi apa itu, media. Nan dua orang lagi pengacara dan saudaranya pelaku,” ucapan M melalui telepon, Rabu (13/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan mereka didapat Bapak dan Tante korban. Fana korban Tak berada di Griya dikarenakan ketika ini ditangani ibunya ke Jakarta.
“Nan pertama menemui Bapak korban, kemudian Masa Saya ke situ tinggal dua orang Nan mengaku jadi pengacara dan keluarga korban. Mereka minta kasusnya Tak dilanjut. Minta Tenteram,” tutur M.
M berbisik, menurut Tante korban, mereka mengiming-imingi sejumlah Duit.
“Gini aja, dari pada duitnya Lakukan polisi mending duitnya Lakukan ngobatin anaknya,” ucapan M menirukan ucapan tidak akurat Esa dari empat orang itu Nan mengaku sebagai pengacara.
“Ujung-ujungnya sih Beliau sebenarnya minta Tenteram, tapi Beliau Tak menegaskan nominal sekian,” sambung Beliau.
M menambahkan, keluarga korban juga ditakut-takuti bakal memungut biaya lumayan berlimpah Kalau tetap menempuh jalur legalitas, termasuk hasilkan membayar coba psikologi.
“terus di masa depan kalau tes psikologi juga pembayaran Tiba 3 juta,” ucapan M menirukan ucapan oknum tersebut.
Namun, keluarga korban menolak rayuan itu. M menyebut, kasus ini akan terus diangkut ke pihak berwajib hasilkan diproses legalitas.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Brebes, Eni Listiana,mengaku telah mendapatkan informasi tersebut. Beliau mendapat kabar keluarga korban pencabulan didatangi empat orang.
“Ya, telah mendapatkan kabar itu” ucapan Eni.
Diberitakan sebelum itu, Wanita 16 tahun Penduduk Kecamatan Paguyangan, Brebes, mengabarkan Abang iparnya ke polisi. Abang ipar berinisial I (40) itu diungkap melaksanakan pencabulan hingga lumayan berlimpah orang kali bagian dalam kurun Masa lumayan berlimpah orang purnama terakhir.
(apl/dil)



Leave a Reply