Asian porn Mahasiswa Unnes Akui antar obrol Cabul kepada 8 Wanita
SEMARANG, KOMPAS.com – Kasus dugaan pelecehan seksual verbal Nan menyeret mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berinisial MFA (19) memasuki babak anyar.
ketika dimintai Penjelasan di hadapan sejumlah mahasiswa dan korban, MFA menyetujui telah mengajukan pesan WhatsApp bernada pelecehan kepada Sekeliling delapan Wanita.
Pengakuan tersebut disampaikan MFA ketika didatangi sekelompok mahasiswa di kawasan ATM Center Unnes, lorong Taman Siswa, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (18/6/2026).
internal pertemuan itu, korban juga turut hadir hasilkan menginginkan penjelasan langsung dari terduga pelaku.
lafal juga: dudukin Perkara Mahasiswa Unnes Dikepung Massa: Berawal dari obrol Cabul ke Driver Jastip Kampus
Satpam Bank BNI di ATM Center Unnes, Hefi Kisbiyantoro, berucap awalnya hanya Eksis lumayan melimpah orang mahasiswa Nan tiba.
Namun situasi berkembang hingga Sekeliling 15 orang berkumpul dan menginginkan Penjelasan kepada MFA.
“Di situ seketika Sekeliling 15 orang bergerombol menginginkan keterangan dan penjelasan kepada terduga pelaku. Korbannya juga ikut hadir.”
“Setelah itu pelaku dan korban dipertemukan. Pelaku menyetujui Eksis Sekeliling delapan orang Nan meraih pesan WhatsApp bernada pelecehan darinya,” ujar Hefi, Jumat (19/6/2026).
Siaran langsung melalui TikTok
Menurut Hefi, setelah MFA mengemukakan Penjelasan dan permintaan sorry, sejumlah mahasiswa melaksanakan siaran langsung melalui TikTok.
Informasi tersebut kemudian menyebar melebar dan menimbulkan kedatangan massa mahasiswa internal jumlah Akbar.
lafal juga: Satgas PPK Unnes Identifikasi Tiga Korban Dugaan Kekerasan Seksual, Terduga Pelaku telah dikendalikan Polisi
“Nah habis itu anyar langsung rombongan massa dari mahasiswa itu melangkah masuk. Setelah itu Saya kabar ke satpam Unnes, Lampau terduga pelaku diangkut ke pos satpam Unnes hasilkan menjauhkan amukan massa.”
“hasilkan laporan ke polisi, dari pihak Unnes. Nan tiba ke sini ribuan, penuh Tiba jembatan juga Eksis,” bebernya.
Pengepungan mahasiswa terhadap MFA terjadi sejak pukul 22.30 WIB hingga Sekeliling pukul 02.30 WIB mula masa.
“Mulainya itu pukul 22.30 dan seluruh mahasiswa membubarkan diri Sekeliling pukul 02.30,” katanya.
anyar Esa korban melapor secara Formal
Fana itu, Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, berucap saat ini anyar Esa korban Nan melapor secara Formal.



Leave a Reply