Asian porn Padepokan Ki Sodolanang Tersangka Cabul di Sidoarjo 15 Tahun Tak Berizin
Sidoarjo –
Aktivitas padepokan Nan dipimpin cowok Nan dikenal Ki Sodolanang, Nan telah diputuskan tersangka pencabulan terhadap anak berperan sorotan Penduduk Sidoakare, Sidoarjo. Padepokan Nan telah dikontrak sejak 15 tahun Lampau itu ternyata Tak berizin.
Ketua RT setempat, Samsul Junaidi mengaku Penduduk mutakhir tahu kasus ini setelah padat diberitakan di media. Samsul berucap, Ketua padepokan itu telah tinggal di lingkungan Nan Beliau pimpin selama kelebihan dari 15 tahun. Selama ini Ki Sodolanang Nan mengontrak Griya itu dikenal Mempunyai Interaksi baik berbarengan Penduduk Sekeliling.
“telah Sekeliling 15 tahun kelebihan tinggal di sini. Griya Nan ditempati juga statusnya kontrak dan telah lamban menempati Griya itu, namun Nan bersangkutan Tak Mempunyai persetujuan mendirikan padepokan,” ungkapan Samsul Junaidi kepada detikJatim, Kamis (18/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Samsul, dirinya Tak mengetahui secara Niscaya aktivitas Nan dijalankan dipadepokan tersebut. Namun, ia menduga Loka itu kelebihan pas melimpah digunakan hasilkan kegiatan pengobatan.
“Kalau dibilang dukun gua Tak tahu. Tapi kalau pengobatan mungkin seperti itu. Kami juga Tak pernah berobat ke sana atau menyaksikan langsung kegiatannya,” ujarnya.
Ia menyebut, selama ini pas pas melimpah tamu Nan tiba ke Letak. Aktivitas kunjungan umumnya terjadi pada sunyi masa dan bertambah pada sunyi Jumat.
“pas melimpah tamu Nan tiba. Baju sunyi masa, Nan paling padat sunyi Jumat,” jelasnya.
Meski demikian, Samsul menegaskan selama ini Tak pernah Eksis keluhan maupun persoalan berbarengan Penduduk Sekeliling. Bahkan, Nan bersangkutan dinilai pas berkontribusi terhadap lingkungan.
“Orangnya baik. Memang sehari-masa Tak terlalu sering terlihat dikarenakan aktivitasnya kelebihan pas melimpah sunyi masa. Tapi hasilkan lingkungan Eksis kontribusinya,” katanya.
Samsul menuturkan, Ketua padepokan tersebut kelebihan dari Esa kali menolong pembangunan dan perawatan fasilitas Biasa di lingkungan setempat, mulai dari taman hingga lapangan.
“hasilkan masjid Eksis kontribusinya, hasilkan RW juga Eksis. Bahkan taman dan lapangan Nan Eksis di lingkungan ini dibangun dan dirawat beliau. Kalau Eksis Nan rusak, beliau mendatangkan tukang hasilkan membenahi. Rumput dan tamannya juga dirawat,” tuturnya.
Terkait kasus legalitas Nan saat ini menjerat Nan bersangkutan, Samsul mengaku Penduduk setempat Tak mengetahui adanya dugaan tindak pidana tersebut sebelum tampak pemberitaan di media.
“Kami Malah tahunya dari pemberitaan media. sebelum itu Tak tahu Eksis persoalan seperti itu,” ungkapnya.
Ia mengimbuhkan, bagian dalam sepekan terakhir kondisi padepokan tampak Sunyi dan Tak Eksis pengunjung. Padahal sebelum itu aktivitas Tetap Melangkah seperti Normal.
“Sekeliling seminggu terakhir Sunyi, Tak Eksis pengunjung. sebelum itu Tetap Eksis aktivitas seperti Normal,” katanya.
Mengenai keberadaan Ketua padepokan itu, Samsul mengaku mendapat informasi bahwa Nan bersangkutan sedang menjalani perawatan di Griya sakit.
“Informasi Nan gua dapat sedang sakit dan dirawat di keliru Esa Griya sakit. Tapi gua Tak tahu sakit apa,” ujarnya.
Samsul semoga tahapan legalitas Nan sedang Melangkah mendapatkan ditangani secara profesional oleh aparat penegak legalitas. Ia juga menegaskan bahwa dugaan peristiwa Nan saat ini diproses legalitas Tak terjadi di lingkungan Loka tinggal Nan bersangkutan.
“gua semoga persoalan legalitas ini ditangani aparat. Nan perlu dipahami, peristiwa Nan sedang diproses legalitas itu bukan terjadi di lingkungan sini. Penduduk di sini juga mutakhir mengetahui dari pemberitaan Nan beredar,” pungkasnya.
(auh/dpe)


Leave a Reply