Asian porn WAG Isi Obrolan Cabul Mahasiswa FT UGM mempunyai Member Puluhan Orang
Jogja –
Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) menonaktifkan 10 mahasiswa terduga pelaku pesan cabul Nan melecehkan mahasiswi. Pihak kampus membongkar mahasiswa Nan bergabung di WhatsApp komunitas (WAG) itu berisi 40 orang.
Dekan FT UGM, Prof Ir Selo membongkar, grup WhatsApp tersebut berisikan terduga pelaku dan mahasiswa lainnya.
“Dari pengakuan terduga, dan informasi Nan Saya mendapatkan dari pertemuan tersebut (berdua terduga pelaku), WAG (WhatsApp komunitas) dibentuk hasilkan keperluan Obrolan terkait berdua tugas-tugas kampus dan anggotanya berjumlah 40 orang, sejak kelebihan dari Esa purnama setelah kuliah dimulai,” ucapan Selo kepada detikJogja lewat pesan lekas, Selasa (29/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tetapi itu pengakuan para terduga, Saya belum melindungi kebenarannya,” lanjutnya.
Selo berucap pesan cabul mahasiswa Nan melecehkan mahasiswi telah terwujud sebelum April 2026 Lampau. perbicangan cabul di grup WhatsApp tersebut telah berhenti sejak viralnya kasus pelecehan seksual via perbicangan grup oleh mahasiswa Fakultas aturan (FH) Universitas Indonesia.
“Saya juga mendapat informasi bahwa perbicangan di grup telah berhenti di purnama April 2026, ketika kasus di FH UI viral. Screenshoot atas perbicangan Nan beredar besar di medsos Ialah perbicangan sebelum April 2026,” ujarnya.
Adapun terkait terbongkarnya kasus ini ke ranah publik, Selo mengaku pihaknya berkoordinasi berdua Satgas PPKS UGM Tetap melaksanakan Penyelidikan kelebihan berikut.
lebih masa lalu, Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) menonaktifkan 10 mahasiswa terduga pelaku pesan cabul Nan mengarah ke pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Mahasiswa terduga pelaku tersebut dinonaktifkan dari seluruh kegiatan perkuliahan mulai masa ini.
“Pagi ini fakultas berencana hasilkan menonaktifkan Fana Seluruh mahasiswa terduga pelaku (dokumen sedang diagendakan). akurat (dinonaktifkan mulai masa ini) dokumen penonaktifan 10 mahasiswa terduga segera kami tandatangani,” singkap Dekan FT UGM, Prof Ir Selo kepada detikJogja lewat pesan lekas, Selasa (29/9/2026).
Adapun Selo menyebut pihaknya telah Berjumpa berdua 10 mahasiswa terduga pelaku tersebut kemarin. Ia berucap pemeriksaan Tetap dikerjakan berdua kemungkinan adanya mahasiswa lain Nan ikut terlibat.
“Saya telah bersua langsung berdua para mahasiswa terduga pelaku. Kemarin Eksis 10 orang, dan kami Tetap berikut melaksanakan pemeriksaan mahasiswa lainnya Nan kemungkinan terlibat. Semuanya angkatan 2024,” terangnya.
(Saya/ahr)



Leave a Reply