Kabar6 – Haifizh Izzudin guru sepatu roda diberitakan ke polisi atas kasus perbuatan cabul terhadap anak didinya. Korbannya seorang Penduduk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten Nan Tetap berusia di bawah umur. “telah tersangka dan P21 malahan,” ungkapan Kepala UPTD Perlindungan Wanita dan Anak Kota Tangsel, Tri Purwanto ketika dikonfirmasi kabar6.com, Jum’at (28/5/2026). Dijelaskan sebelum
Direktur Pesantren Basnang Said. (SinPo.id/dok. Kemenag) SinPo.id – Kementerian Religi (Kemenag) menegaskan, terduga pelaku pencabulan terhadap Wanita, Nan telah ditahan polisi, bukanlah Ketua pondok pesantren, tapi padepokan. Lembaga Nan dipimpin terduga pelaku cabul itu bernama Padepokan Padhang Ati. “Jadi lembaga itu bukan pesantren, tapi padepokan. Saya telah meninjau keterangan Education Management Information System (EMIS) bahwa
Ilustrasi kekerasan seksual. Foto: Medcom.id. Jakarta: Kementerian Religi menegaskan bahwa pelaku pencabulan terhadap Wanita di Kabupaten Pekalongan bukanlah piminan pesantren. Melainkan sebuah padepokan Nan Tak Mempunyai dukungan operasional. Direktur Pesantren Kementerian Religi, Basnang Said, berucap bahwa lembaga tersebut bernama Padepokan Padhang Ati. Berdasarkan output pengecekan informasi pada Education Management Information System (EMIS), lembaga itu Tak
TVRINews, Pekalongan Kementerian Religi (Kemenag) menegaskan terduga pelaku pencabulan terhadap Wanita di Kabupaten Pekalongan bukan Ketua pesantren, melainkan pengasuh sebuah padepokan bernama Padepokan Padhang Ati. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Pesantren Kemenag Basnang Said setelah pihaknya melaksanakan pengecekan legalitas lembaga Nan dipimpin terduga pelaku. “Jadi lembaga itu bukan pesantren, tapi padepokan. gua telah meninjau informasi Education
Kamis, 28 Mei 2026 – 10:54 WIB Ilustrasi pencabulan. Foto: Ricardo/JPNN com. jateng.jpnn.com, PEKALONGAN – Sedikitnya 25 santriwati sebagai korban pencabulan kiai di Kabupaten Pekalongan, Jawa inti. Bahkan Eksis santriwati Nan hamil hingga melahirkan. Namun, dari jumlah tersebut anyar enam saksi korban Nan telah memberitakan dugaan kasus pencabulan tersebut ke Polres Pekalongan Kota. Sang kiai
Ketua Pondok Pesantren Padang Ati, Pekalongan bernisial A (55) (berbaju putih) sebagai tersangka kasus pelecehan seksual sejumlah santriwati. Dok istimewa Foto: Dok. Istimewa Ketua Pondok Pesantren Padang Ati, di Kecamatan Buaran, Pekalongan berinisial A (55) alias Abdul Khalim Fadlun diputuskan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual. Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setiyanto, berucap Pria berusia 55
Cirebon – Pengakuan miris tiba dari seorang kakek berusia 64 tahun di Cirebon. Lansia tersebut mengaku telah sebagai korban pencabulan sesama jenis oleh seorang cowok berinisial H, Nan tak lain Ialah mantan calon Personil legislatif (caleg) setempat. tindakan bejat Nan menimpa korban ini disinyalir telah dilancarkan berulang kali oleh pelaku berbarengan modus pemerasan berbekal ancaman
KOMPAS.com – Kementerian Religi Republik Indonesia menegaskan bahwa terduga pelaku pencabulan terhadap Wanita di Pekalongan bukan Ketua pesantren, melainkan pengasuh sebuah padepokan bernama Padepokan Padhang Ati. Penegasan itu disampaikan Direktur Pesantren Kementerian Religi, Basnang Said di Jakarta, Rabu (27/5/2026). “Jadi lembaga itu bukan pesantren, tapi padepokan. gua telah memeriksa informasi Education Management Information System (EMIS)
Agus Mughni | Kamis, 28/05/2026 08:20 WIB Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said (Foto: Kemenag) Jakarta, Jurnas.com – Kementerian Religi (Kemenag) mengemukakan bahwa Polisi telah menangkap terduga pelaku cabul terhadap Wanita di Pekalongan. Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said menjaga bahwa terduga pelaku itu bukan Ketua pesantren, tapi padepokan. Menurut Basnang Said, lembaga Nan dipimpin terduga pelaku
JAKARTA – Pekerja Griya Tangga (PRT) disinyalir berperan korban pemerkosaan di Griya majikannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Wanita berusia 20 tahun itu anyar kelebihan dari Esa saat mulai bekerja di Griya majikannya. Polisi telah menangkap cowok Nan disinyalir berperan pelaku. Sosok tersebut terungkap bekerja sebagai sopir di Griya Nan Baju berbarengan korban. “Betul