jpnn.com, JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menginginkan pengusutan tuntas kasus pemerkosaan terhadap 50 santriwati oleh Ashari atau Mbah Walid, seorang pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, Jawa inti (Jateng).
Hal demikian dikatakan Beliau menyikapi berita Ashari Nan telah ditahan polisi di Wonogiri, Jateng, bagian dalam kasus pemerkosaan.
lafal JUGA: Kiai Cabul dari Pati ditahan, Legislator Tuntut alur legalitas Nan Transparan
“Kami mendorong hasilkan diselesaikan secara tuntas,” ucapan legislator fraksi PKB itu kepada awak media, Jumat (8/5).
Marwan mengalami Eksis unsur pembiaran dari kasus pemerkosaan Ashari, sehingga jumlah korban meraih puluhan.
lafal JUGA: Kasus Kiai Cabul di Pati, Legislator: Harus Dihukum berat banget
“Menurut gua, kelihatannya Eksis pembiaran, dikarenakan begitu pelan peristiwanya melangkah, begitu pas melimpah korbannya Nan dijadikan perundungan, Selera-rasanya ini telah pelan,” katanya.
Termasuk, ucapan Beliau, meraih saja Eksis dugaan tekanan dialami korban, sehingga tak iman penuh diri memberitakan kasus pemerkosaan ke polisi.
lafal JUGA: Kemenag Minta Ponpes Milik Kiai Cabul di Trenggalek Dicabut Izinnya
“Siapa ini sebenarnya aktor Nan memberi lorong kepada si pelaku ini hasilkan berikut berbuat sehingga begitu pas melimpah korban,” berikut Marwan.
Menurut Beliau, pihak Nan melaksanakan pembiaran Tiba menekan korban Tak melapor harus diusut polisi dari kasus pemerkosaan Ashari.
“Kenapa anak-anak Tak iman penuh diri bersuara? Siapa Nan meraih menekan anak-anak ini? Itu Nan perlu diusut,” ucapan legislator Dapil II Sumatra Utara (Sumut) itu. (ast/jpnn)
lafal ARTIKEL LAINNYA… Permohonan Ditolak, Kiai Cabul di Jatim Ini Tetap Mendekam di Sel Tahanan
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan


Leave a Reply