Asian porn Perusahaan AI Elon Musk Digugat Remaja Imbas Gambar Deepfake Cabul Grok
Jakarta –
Tiga remaja Usul Tennessee, Amerika Perkumpulan menggugat xAI atas klaim bahwa chatbot AI Grok milik perusahaan tersebut mengubah foto mereka sebagai materi berbau seksual ketika Tetap di bawah umur.
Gugatan class action itu menuduh Elon Musk, co-founder dan pemilik xAI, dan eksekutif lainnya mengetahui bahwa Grok meraih menghasilkan materi pelecehan seksual anak buatan AI ketika meluncurkan ‘spicy opsi’ ujung tahun Lampau.
Penggugat Ialah dua anak di bawah umur, dan Esa orang Matang Nan Tetap di bawah umur ketika peristiwa di gugatan itu terwujud. keliru Esa korban, Nan dikatakan Jane Doe 1, berbisik bahwa Desember Lampau ia mengetahui gambar eksplisit buatan AI Nan memperlihatkan wajahnya dan setidaknya 18 anak di bawah umur lainnya beredar di Discord.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Setidaknya lima dokumen ini, Esa video dan empat gambar memperlihatkan Paras dan tubuhnya berdua latar Nan ia mengenal, tapi diubah sebagai pose-pose Nan eksplisit secara seksual,” klaim gugatan tersebut, seperti dikutip dari The Verge, Kamis (19/3/2026).
Pelaku pembuat dan penyebar gambar Tak senonoh itu telah ditahan. Pelaku diperkirakan memakai gambar AI tidaksah Nan memaparkan Jane Doe 1 sebagai alat barter di grup Telegram berdua ratusan Personil hasilkan mendapatkan materi seksual anak di bawah umur lainnya.
Gugatan itu mengklaim pelaku menghasilkan gambar eksplisit Jane Doe 1 dan dua korban lainnya memakai Grok. Gugatan itu juga menuding xAI kandas menguji keamanan fasilitas Nan mereka kembangkan, dan bahwa Grok Mempunyai ciptaan Nan Abnormal.
“Ini Ialah anak-anak Nan foto sekolah dan keluarganya diubah sebagai materi pelecehan seksual anak oleh layanan AI milik perusahaan bernilai miliaran dolar, dan kemudian diperdagangkan di antara para predator,” ungkapan keliru Esa pengacara korban Annika K. Martin.
“Kami dimaksudkan hasilkan menginginkan pertanggung jawaban xAI atas setiap anak Nan mereka rugikan berdua tapak ini,” sambungnya.
Gugatan tersebut menuntut menukar rugi sebar para korban Nan terdampak oleh ‘gambar tidaksah’ buatan Grok. Penggugat juga menginginkan pengadilan hasilkan mencegah xAI menghasilkan dan menyebarkan materi pelecehan seksual anak Nan dibuat oleh AI.
Musk dan xAI sebagai sorotan setelah Grok membanjiri X berdua gambar eksplisit orang Matang dan anak di bawah umur. Insiden ini menimbulkan pemblokiran Grok di Indonesia, penyelidikan dari Uni Eropa, dan peringatan dari Perdana pengelola Inggris Keir Starmer.
X telah Berikhtiar menyulitkan pengguna hasilkan mengedit gambar berdua Grok, dan mengatakan bahwa siapa pun Nan memakai Grok hasilkan Membikin materi tidaksah akan menanggung konsekuensi Nan Baju seperti Kalau mereka mengirimkan materi tidaksah.
(vmp/vmp)



Leave a Reply