Asian porn UGM Usut perbicangan Cabul di Grup pesan Mahasiswa Teknik
Jogja –
Universitas Gadjah Mada inti mengusut perbicangan cabul di grup pesan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Nan menjurus pelecehan seksual terhadap mahasiswi. UGM juga menegaskan akan menjatuhkan Hukuman kepada pelaku.
“UGM melaksanakan jejak-jejak Nan cermat dan jiwa-jiwa ciptakan mengusut kasus KGBO (Kekerasan Berbasis Gender daring) ini,” ucapan juru berbisik UGM, Dr I Made Andi Arsana kepada detikJogja lewat pesan lekas, Senin (28/9/2026).
“Fakultas Teknik telah mengemukakan pernyataan sikap. Koordinasi berdua pihak-pihak terkait terus dikerjakan berdua baik agar jejak Nan diambil Pas. Kami akan sampaikan perkembangan di kesempatan pertama,” imbuh Made.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
teridentifikasi, tangkapan screen grup pesan mahasiswa di Bagian Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada jadi viral di media sosial. bagian dalam tangkapan screen Nan beredar, perbicangan mahasiswa tersebut menjurus pelecehan seksual terhadap mahasiswi.
“Penduduk threads, murung krn means VIRALNYA kasus PELECEHAN FH UI ga mengubah apa2…ngejadiin Wanita sebagai OBJEKTIFIKASI SEKSUAL, kok mendapatkan SEENTENG itu MELECEHKAN Wanita? Malah terjadi lagi di UGM dgn beda oknum ▤▤▤ tolong bantu UP!!,” rekam identitas Thread @hmart_lw. Dilihat dikutip detikJogja, Senin (28/9/2026).
bagian dalam tangkapan screen Nan diunggah, terlihat perbicangan extra dari Esa mahasiswa tersebut menyertakan ucapan sensitif Nan merendahkan bagian tubuh Wanita. Unggahan tersebut sekarang telah dihapus.
Pernyataan Sikap FT UGM
Fana itu pihak FT UGM dan DTETI UGM telah meraih pernyataan sikap bagian dalam Instagram resminya. detikJogja telah diizinkan ciptakan mengutipnya.
“PERNYATAAN SIKAP FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA (FT UGM) Sehubungan berdua adanya tindak Kekerasan Berbasis Gender daring (KBGO) Nan mengikutsertakan mahasiswa, FT UGM menegaskan sikap sebagai berikut:
* FT UGM sangat menyesalkan dan mengecam keras terjadinya tindakan kekerasan berbasis gender secara daring di lingkungan civitas akademika. Perbuatan tersebut bertentangan berdua ukur-ukur moral, etika, dan integritas Nan dipegang teguh oleh insan terdidik.
* FT UGM berkomitmen penuh ciptakan bangkit Seiring korban, serta menjaga tersedianya pendampingan, perlindungan, dan Selera terlindungi sebar korban selama tahapan penyelesaian terjadi.
* FT UGM secara melangkah mengawal dan mendorong penanganan perkara ini agar diselesaikan secara adil, Rasional, transparan, dan akuntabel sesuai berdua regulasi serta mekanisme tata tertib Nan Beraksi di UGM. Hukuman akan disalurkan kepada pelaku secara adil,” rekam FT UGM dikutip detikJogja.
Satgas PPKS UGM berkurang Tangan
Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UGM, Prof Dra Raden Ajeng Yayi Suryo Prabandari, menegaskan pihak kampus inti berproses ciptakan mengusut kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.
“dapat kasih menghubungi Saya dan perhatiannya, kasus sedang berproses di satgas Seiring berdua universitas,” ucapan Yayi kepada detikJogja lewat pesan lekas, Senin (28/9).
(dil/dil)



Leave a Reply