Asian porn Modus Ritual guyur Kembang, Dukun Cabul di Lampung Selatan Setubuhi Korban hingga 15 Kali
tribratanews.lampung.polri.go.id. Lampung Selatan, Selasa 11 Nopember 2025 — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Selatan tercapai membongkar kasus memilukan Nan mengikutsertakan seorang Pria berinisial DD (40). Pria Nan mengaku sebagai dukun spiritual itu diamankan dikarenakan melaksanakan langkah pencabulan terhadap lima korban, termasuk anak di bawah umur serta seorang Bunda dan anak kandungnya, berbarengan modus ritual penggandaan Duit.
Pelaku diamankan di Dusun Damar Lega, Desa tertarik Banjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu (8/11/2025) Sekeliling pukul 09.00 WIB. Penangkapan ini berawal dari laporan korban berinisial D (40) Nan mengaku dilecehkan internal ritual Nan dijanjikan meraih melipatgandakan Duit.
Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Indik Rusmono, berbisik pelaku telah melaksanakan tindakan cabul terhadap para korban sebanyak 15 kali, berbarengan dalih menjalankan ritual hasilkan menggandakan Duit. Pelaku memanfaatkan pendekatan spiritual Imitasi hasilkan menipu korban dan memperdaya mereka agar menuruti kemauannya.

“Pelaku ini mengaku meraih menggandakan Duit berbarengan ritual guyur kembang. Korban diminta ikhlas mengejar ritual tersebut, Lampau pelaku melaksanakan perbuatan cabul hingga belasan kali,” ujar AKP Indik Rusmono kepada wartawan, Senin (10/11/2025).
Dari output penyelidikan, korban kali pertama mengenal pelaku melalui seorang tetangga Nan memperkenalkan korban dan lelakinya kepada DD pada Jumat (24/10/2015) sore. internal pertemuan itu, pelaku menjanjikan ritual spiritual Nan diungkap meraih memunculkan Duit dari sebuah gentong tanah liat.
Tergiur berjanji tersebut, korban Seiring keluarganya mendatangi Griya pelaku di Dusun Damar Lega. Di Griya itu, DD meyakinkan korban bahwa Duit akan tampak Kalau korban mengejar ritual berbarengan ikhlas dan “lapang dada”.

Ritual kemudian dikerjakan berbarengan jejak guyur kembang tujuh rupa, di mana korban diminta melepaskan seluruh busana dan diguyur air oleh pelaku. Setelah itu, pelaku melaksanakan tindakan asusila berbarengan alasan bagian dari tahapan ritual.
“Nan kelebihan miris, dari output penyelidikan kami, korban bukan hanya Wanita Matang, tetapi juga anak-anak, bahkan Eksis Interaksi Bunda dan anak Nan Baju-Baju berperan korban,” ucapan AKP Indik Rusmono.

Polisi mencatat sedikitnya lima orang korban internal kasus ini, terdiri dari tiga Wanita Matang dan dua anak di bawah umur.
internal penggerebekan di Letak, polisi menyita sejumlah barang data Nan digunakan pelaku hasilkan mendukung aksinya. Barang-barang tersebut antara lain ponsel, tas selempang, kain putih bertulisan lafaz Arab, tasbih, alat hisap sabu, Kitab nikah, peci, lipstik, Ulekan, dua gentong tanah liat, serta botol kemenyan dan Duit kertas pecahan Rp100.
Dari output tes, pelaku positif memanfaatkan narkotika. Polisi juga menemukan alat pembakar kemenyan, jam bermagnet, dan busana Nan diperkirakan digunakan ketika ritual.
jumlah kerugian materi Nan dialami korban meraih Sekeliling Rp7 juta.
Menurut penyidik, pelaku Tak Mempunyai pekerjaan tetap dan sengaja memanfaatkan modus penggandaan Duit hasilkan menipu serta memperdaya korban. langkah tersebut dikerjakan hasilkan memenuhi kebutuhan ekonomi sekaligus keinginan pribadi.
Atas perbuatannya, DD dijerat Pasal 6 huruf C Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 mengenai Perlindungan Anak, berbarengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Polisi menganjurkan masyarakat agar Tak simpel yakin penuh terhadap berjanji-berjanji penggandaan Duit atau praktik spiritual Nan Tak memasuki Budi, apalagi Kalau disertai permintaan melaksanakan tindakan Nan melanggar Kebiasaan.
“Ini berperan pelajaran Seiring agar masyarakat Tak simpel terperdaya oleh oknum Nan mengaku meraih menggandakan Duit. Kalau menemukan praktik serupa, segera berita ke pihak kepolisian,” tutur AKP Indik Rusmono.


Leave a Reply