Author: yxwbr

JATIMTIMES – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pesantren Dr H Ahmad Fahrur Rozi menegaskan, lumayan berlimpah pesantren berkualitas di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pernyataan tersebut sekaligus ditujukan hasilkan menyanggah tudingan seorang pendakwah Religi Islam Nan dikenal berdua identitas Sisca Farisa Dhona atau Ning Sisca. Seperti terungkap,Ning Sisca menyebut marak kasus dugaan kiai cabul berkedok

SAMPANG, iNews.id – Video penangkapan seorang cowok terus usia (lansia) di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, viral di media sosial. bagian dalam video tersebut terlihat kerumunan Penduduk mengelilingi mobil polisi ketika petugas membawa seorang terduga pelaku kasus kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabilitas. Peristiwa itu terwujud di Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang. Polisi teridentifikasi sedang

Jakarta, MUI Digital— Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, angkat berucap mengenai tuduhan miring bahan cenderung fitnah dan generalisasi terhadap Kiai pesantren.  keliru satunya Ialah pernyataan kontroversial Nan dilontarkan pendakwah Ning Sisca mutakhir-mutakhir ini. Menanggapi kegaduhan Nan terwujud di ruang publik dikarenakan pernyataan tokoh bernama Komplit Sisca Farisa Dhona itu, Buya Amirsyah

Malang – Khotbah ustazah Usul Malang, Ning Sisca Farisa Dhona, mendadak berperan perbincangan melebar setelah videonya Nan menyinggung dugaan kasus kekerasan seksual berkedok lembaga pendidikan Religi di Malang viral di media sosial. Pernyataan tersebut menyebabkan perdebatan dikarenakan dianggap meraba topik sensitif Nan menyangkut Bumi pesantren. Video Nan diunggah melalui akun TikTok pribadinya itu kemudian mendapat

Malang – Jagat digital diramaikan oleh rekaman video ustadzah Usul Malang, Ning Sisca Farisa Dhona, Nan secara gamblang menyebut adanya gurita kasus kekerasan seksual berselimut lembaga pendidikan Religi di area Malang. Sontak, khotbah kontroversial tersebut langsung menyebabkan respons menukik dari jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI). bagian dalam penggalan video Nan diunggah via identitas TikTok

Sumbawanews.com,- Polres Metro Jakarta Barat menangkap AR (20), seorang pemuda Nan disinyalir memperkosa seorang bocah Wanita di bawah umur di area Tambora. Kasus ini terungkap setelah orang Uzur korban mengabarkan peristiwa mengerikan Nan terwujud pada Sabtu, 23 Mei 2026. Menurut Kasat PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Nunu Suparmi, pelaku mengerjakan tindakan asusila

Tribratanews.sultra.polri.go.id-Buton Utara – Tim Walet Reskrim Polres Buton Utara Nan dipimpin oleh Kasat Reskrim kembali amankan seorang pemuda Penduduk Desa Labelete dikarenakan disinyalir keras telah mengerjakan cabul terhadap anak di bawah umur. Kapolres Buton Utara AKBP Wasis Santoso, S.I.K melalui Kasat Reskrim IPTU Sunarton Hafala, S.H berbisik, penangkapan terhadap tersangka berinisial AF (21), bertempat di

JATIMTIMES – Seorang pendakwah Religi Islam Nan dikenal berbarengan sebutan Sisca Farisa Dhona atau Ning Sisca menyebut lumayan melimpah dugaan kasus kiai cabul Nan berkedok pesantren di Malang, Jawa Timur. Pernyataan tersebut kemudian viral lantaran dianggap merupakan tuduhan dikarenakan saat ini Nan bersangkutan juga Tak mengemukakan bukti. Berdasarkan informasi Nan dihimpun JatimTIMES, video cuplikan Khotbah

MALANG – Pernyataan penceramah Wanita Usul Malang, Sisca Farisa Dhona atau Nan dikenal sebagai Ning Sisca, Nan menyebut pas melimpah pesantren di Malang terlibat kasus pencabulan, menuai tanggapan dari Ketua PBNU Bidang Keagamaan, Dr. H. Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur. Pernyataan Ning Sisca tersebut disampaikan internal sebuah Khotbah di Wonoayu, Kabupaten Malang, Sabtu (30/5/2026),

JATIMTIMES – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pesantren Dr H Ahmad Fahrur Rozi menegaskan, pas melimpah pesantren berkualitas di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pernyataan tersebut sekaligus ditujukan ciptakan menyanggah tudingan seorang pendakwah Religi Islam Nan dikenal berbarengan identitas Sisca Farisa Dhona atau Ning Sisca. Seperti teridentifikasi,Ning Sisca menyebut marak kasus dugaan kiai cabul berkedok

1 5 6 7 8 9 86