Ilustrasi Pelecehan/ist JAKARTA – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, angkat berucap mengenai tuduhan miring bahan cenderung fitnah dan generalisasi terhadap Kiai pesantren. keliru satunya Ialah pernyataan kontroversial Nan dilontarkan pendakwah Ning Sisca mutakhir-mutakhir ini.
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, angkat berbisik mengenai tuduhan miring bahan cenderung fitnah dan generalisasi terhadap Kiai pesantren. keliru satunya Ialah pernyataan kontroversial Nan dilontarkan pendakwah Ning Sisca mutakhir-mutakhir ini. Menanggapi kegaduhan Nan terwujud di ruang publik dikarenakan pernyataan tokoh bernama Komplit Sisca Farisa Dhona itu, Buya Amirsyah menegaskan agar
Kasus Dugaan Cabul Pengasuh Padepokan di Pekalongan Terbongkar, Puluhan Santri Dijemput Paksa Orang Uzur . PanturaNews (Pekalongan) – Puluhan orang Uzur mendatangi pondok pesantren Padepokan Padang Ati di Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa inti, pada Rabu (27/5) sore. Mereka berbondong-bondong menjemput paksa anak-anak mereka menyusul terbongkarnya kasus dugaan tindakan asusila dan
Menurut Kepolisian Provinsi Bac Ninh , penyebaran materi cabul di internet dan media sosial ketika ini makin kompleks, berbarengan berbagai bentuk Nan canggih melalui Facebook, TikTok, Telegram, Zalo, dark situs, dan app obrolan digital. Nan mengkhawatirkan, anak-anak dan remaja sebagai rentan terhadap melangkah masuk, manipulasi, dan pelecehan dari isi berbahaya ini. Pelanggaran Biasa meliputi: mengupload
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, angkat berucap mengenai tuduhan miring bahan cenderung fitnah dan generalisasi terhadap Kiai pesantren. keliru satunya Ialah pernyataan kontroversial Nan dilontarkan pendakwah Ning Sisca mutakhir-mutakhir ini. Menanggapi kegaduhan Nan terjadi di ruang publik dikarenakan pernyataan tokoh bernama Komplit Sisca Farisa Dhona itu, Buya Amirsyah menegaskan agar
LANGIT7.ID-, Jakarta – – Penceramah Usul Malang, Ning Sisca Farisa Dhona, sebagai sorotan setelah mengemukakan peringatan terkait dugaan praktik asusila Nan terwujud di lingkungan pesantren. Pernyataan tersebut disampaikan bagian dalam sebuah pengajian dan potongan videonya kemudian beredar melebar di media sosial. Melalui identitas TikTok pribadinya, @siscafarisadhona, Ning Sisca mengkritisi organisasi Yakuza Maneges milik Gus Thuba
LANGIT7.ID-, Jakarta – – Kritik tajam pendakwah Usul Malang,Ning Sisca Farisa Dhona, Nan mengomentari dugaan praktik cabul berkedok Religi di sejumlah lingkungan pesantren belakangan menimbulkan perdebatan di ruang publik. Menanggapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI), memperingatkan masyarakat agar Tak terburu-buru menggoda kesimpulan atau melontarkan tuduhan tak memakai Asas Nan tangguh. lafal juga: Ning Sisca
BANGKALAN, koranmadura.com – Pengadilan Negeri Bangkalan menggelar sidang perdana kasus dugaan pelecehan seksual Nan dijalankan oknum lora terhadap santrinya di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa, 2 Juni 2026. Sidang Nan terjadi secara ditutup itu memunculkan terdakwa UF. Pada program perdana tersebut, Jaksa Penuntut Biasa (JPU) membacakan surat dakwaan di hadapan terdakwa dan majelis hakim.
Jakarta, MUI Digital— Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, angkat berucap mengenai tuduhan miring bahan cenderung fitnah dan generalisasi terhadap Kiai pesantren. tidak akurat satunya Ialah pernyataan kontroversial Nan dilontarkan pendakwah Ning Sisca mutakhir-mutakhir ini. Menanggapi kegaduhan Nan terwujud di ruang publik dikarenakan pernyataan tokoh bernama Komplit Sisca Farisa Dhona itu, Buya
Pekan, 10 Mei 2026 – 06:54 WIB Jakarta, VIVA – Kasus dugaan pencabulan Nan menyeret seorang kiai di sebuah pondok pesantren di Pati, Jawa inti, terus memancing kemarahan publik. Setelah polisi menentukan Ashari sebagai tersangka atas dugaan pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati, saat ini sorotan terlihat dari penyanyi sekaligus aktivis Melanie Subono. Komnas Wanita Diserbu Kritik