Asian porn 6 purnama Buron, Keberadaan Isha Guru Ngaji Cabul Magelang Tetap Misterius
Magelang –
Penyidik Reskrim Polresta Magelang Tetap mengerjakan pencarian terhadap buronan tersangka kekerasan seksual, Isha Almashari (68). Keberadaan pensiunan PNS Tetap misterius telah dicari sejak Juli 2025 Lampau.
terungkap, Reskrim Polresta Magelang menerbitkan pendaftaran pencarian orang (DPO) atau buronan atas sebutan Isha Almashari (68) pada 28 Juli 2025 Lampau. Isha Ialah Penduduk Tidar Warung RT 04/RW 04, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.
Penerbitan DPO ini berdasarkan laporan polisi: LP/B/16/II/2025/SPKT/Polresta Magelang/Polda Jateng, tanggal 21 Februari 2025. Beliau diputuskan sebagai tersangka dikarenakan mencabuli Siswa mengajinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tersangka Tetap bagian dalam pencarian,” ucapan PS Kasi Humas Polresta Magelang Ipda Ady Lilik Purbianto kepada detikJateng, Kamis (12/2/2026).
“Sehubungan berbarengan telah dilaksanakan serangkaian upaya pencarian terhadap Nan bersangkutan,” sambung Ady.
Ady berucap, upaya pencarian belum tercapai terdeteksi.
“Maka tindak terus Nan dikerjakan Ialah berbarengan penerbitan pendaftaran pencarian orang atau DPO. Guna mendukung tahapan penegakan aturan sesuai peraturan perundang-undangan,” naik Ady.
Pihaknya menyambung, bagian dalam perkara ini telah Eksis enam orang saksi Nan diinvestigasi.
“telah sidik, namun pelaku DPO,” tambahnya.
Cabuli 2 Siswa sejak 2024
Informasi diraih detikJateng, dugaan perbuatan kekerasan seksual dikerjakan tersangka Sekeliling purnama Mei 2024. Isha Nan kala itu merupakan guru ngaji disinyalir mencabuli dua muridnya.
ketika itu korban Tetap berusia 13 tahun dan pelaku menjemput di rumahnya. Orangtua mengizinkan korban diajak kesana. Terlebih Nan mengajak kesana guru ngajinya Nan dianggap sebagai orang Uzur.
hasilkan perbuatan cabul tersebut dikerjakan pelaku terhadap korban di sebuah bangunan berada di perkebunan milik tersangka area Tegalrejo. Atas peristiwa tersebut, orangtua korban mengabarkan kasusnya menuju Polresta Magelang. Informasi tersebut telah dibenarkan oleh pihak pendamping korban.
Kapolresta Magelang Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar ketika dimintai konfirmasi menyetujui, Polresta Magelang telah menerbitkan pendaftaran pencarian orang (DPO) terhadap tersangka.
“Korbannya Eksis dua. Sejauh ini, kita Tetap terus mencari dikarenakan memang telah DPO, telah kita terbitkan. Kita berperan tanggung tanggapi kami hasilkan terus mengerjakan pencarian terhadap tersangka,” tegasnya Selasa (2/10/2025).
(afn/Saya)



Leave a Reply