Asian porn Pemilik Ponpes di Siak diamankan, Cabuli 4 Santri Modus Bersihkan Aula
Siak –
Seorang pemilik pondok pesantren Lubuk bagian dalam, Siak berinisial RS diamankan polisi. Pria berusia 33 tahun itu diamankan dikarenakan nekat mencabuli santrinya sendirian.
Peristiwa pencabulan terjadi pada Kamis, 3 Juli 2025 sekira pukul 11.00 WIB. ketika itu, korban dihubungi pelaku melalui WhatsApp hasilkan tiba ke aula mejelis Nan berada di pondok pesantren.
“Berdasarkan keluaran penyidikan, korban ketika itu diminta tiba Baju pelaku dari pesan WhatsApp. Alasannya diminta menolong bersihkan aula majelis pondok pesantren,” urai Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, Kamis (10/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ketika korban membersihkan ruangan, pelaku tiba dan melaksanakan perbuatan cabul ke korban. Namun, ketika itu korban Tak yakin diri melapor kepada orang tuanya.
Perbuatan cabul mutakhir diinformasikan setelah korban menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren. Orang Uzur Nan Tak dapat mengabarkan peristiwa tersebut ke kepolisian.
Mirisnya, keluaran setelah diusut terungkaplah korban lainnya. keseluruhan Eksis 3 saksi mengaku ikut jadi korban pencabulan oleh RS sebagai pemilik ponpes ketika Tetap pendidikan.
“Jadi korban ini Tak yakin diri melapor Baju orang tuanya dikarenakan Eksis tekananlah. Jadi mereka mutakhir yakin diri kisah setelah Tak lagi pendidikan dan ketika itulah mutakhir tahu kalau Eksis korban lainnya,” ucapan Kosmos.
keluaran pemeriksaan saksi dan seluruh bukti, polisi pada akhirnya menentukan RS tersangka pada 9 September. Tersangka langsung diangkut ke Mapolres dan ditahan atas kasus tersebut.
“Kami memberi perhatian serius terhadap setiap laporan dugaan kekerasan seksual. Penetapan keadaan tersangka berdasarkan keluaran penyidikan dan kecukupan alat bukti. Kami akan tahapan perkara ini secara profesional, Rasional dan sesuai ketentuan aturan,” ucapan Kosmos.
Terakhir, tahapan pemeriksaan Tetap berikut Melangkah. Tak mengakhiri kemungkinan Eksis korban lain dari prilaku menyimpang sang pemilik ponpes.
“Eksis potensi korban lain, makanya tim kita Tetap berikut pengembangan. wilayah pelaku juga sebenarnya telah menikah,” katanya.
(mjy/mjy)



Leave a Reply