Skip to content
  • Home

Copyright BOKEP JEPANG TANPA SENSOR VIRAL TERBAIK 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress

BOKEP JEPANG TANPA SENSOR VIRAL TERBAIK
  • Home
You are here :
  • Home
  • Uncategorized
  • Asian porn Pendiri Ponpes di Pati Cabuli Puluhan Santriwati Digeruduk Penduduk
Uncategorized Article

Asian porn Pendiri Ponpes di Pati Cabuli Puluhan Santriwati Digeruduk Penduduk

On May 4, 2026 by yxwbr



Jakarta, CNN Indonesia —

Pengasuh sekaligus pendiri pondok pesantren (ponpes) di Pati, Jawa inti, inisial AS, diputuskan tersangka dugaan pemerkosaan puluhan santriwati. Polisi memanggil AS pada penutup pekan Lampau ciptakan diinvestigasi sebagai tersangka.

Kasus itu terungkap setelah Eksis korban Nan telah lulus izinkan Bunyi atas perlakuan tak senonoh dari pendiri Nan juga pengasuh ponpes di Pati tersebut. Dugaan kekerasan seksual itu Lampau diberitakan ke polisi.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

menyimak hal tersebut, Penduduk pun emosi dan menggeruduk pondok pesantren Nan berada  di wilayah Tlogowungu, Kabupaten Pati tersebut, Sabtu (2/5).

langkah ini sempat memanas setelah massa Nan tergabung Aliansi Masyarakat Pati ciptakan kebebasan (Aspirasi) dan Penduduk setempat menginginkan agar perwakilan ponpes melangkah keluar menemui massa. Selepas demo, massa pun memasang sejumlah poster Akbar di halaman Ambang ponpes. Tulisannya seperti “Wanita bukan Bentuk seksual”, “Ashari Predator ngentot”, hingga “pondok Loka belajar bukan Loka turun ajar”





“Jadi terkait penetapan tersangka, itu diputuskan tersangka pada 28 April 2026, ciptakan tapak lalu kita lakukan pemanggilan (masa ini). kelak kita konfirmasi penyelidikan dan akan kita sampaikan kepada media dan masyarakat,” ucapan Kabag Ops Polresta Pati, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, ketika konferensi pers di Pendopo Kabupaten Pati, Pekan (3/5) dikutip dari detikJateng.

Yofi mengaku Eksis Hambatan penanganan perkara ini. Namun, ia Tak menyampaikannya secara rinci.

“Tentunya pokoknya perkara ini terus berlanjut. Meski Eksis Hambatan, akan kami sampaikan kelak dan itu telah kami atasi, tetapi intinya perkara berlanjut dan Tiba tahap penutup,” jelasnya.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Religi Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, AS mendirikan ponpes Nan berada di Kecamatan Tologowungu tersebut pada 2021.

“otorisasi operasional sejak tahun 2021 Tiba masa ini,” ucapan Syaiku ditemui di Pendopo Kabupaten Pati, Pekan.

Syaiku berucap ponpes itu Mempunyai 252 santri. Terdiri dari 112 santriwati dan sisanya santri.

“Jenjang sekolah mulai dari RA , MI, SMP ,dan MA. Tak hanya sekolah di bawah Kementerian Religi tapi dinas lain,” Jernih Beliau.

Meski berstatus sebagai pendiri ponpes, Syaiku berucap AS ternyata Tak memasuki ke internal struktur kepengurusan ponpes.

“Pelaku itu Tak memasuki internal struktur pondok, izinnya itu dari pelaku AS ini, tapi pelaku Tak memasuki sebagai pengasuh, ustaz juga Tak. Statusnya sebagai pendiri (ponpes),” ujarnya.

Ponpes ditutup Kemenag

Kementerian Religi (Kemenag) telah menghentikan pondok pesantren di Tlogowungu Pati usai temuan kasus pemerkosaan puluhan santriwati. Para santri akan dipindahkan ke ponpes lain di Pati.

Syaiku, berucap telah memberikan tiga keputusan atas peristiwa dugaan pencabulan di ponpes Pati oleh oknum pengasuh ponpesnya.

“Dari Dirjen Pesantren Kementerian Religi Eksis tiga rekomendasi. Pertama menghentikan Fana artinya pada tahun pelajaran ini Tak boleh meraih santri anyar, kedua opsinya pengasuh itu memang telah harus terpisah di yayasan artinya Tak di yayasan itu. Rekomendasi ketiga kalau memang ukur kesatu, kedua Tak diindahkan maka Kementerian Religi akan menghentikan permanen,” ucapan Syaiku.

Syaiku berucap ciptakan siswa MI kelas 6 Nan sedang menjalani ujian akan tetap melaksanakan tes berbarengan ditemani oleh para guru dan Kemenag Pati.

“ciptakan rekan-rekan siswa Tetap kelas 6 MI dikarenakan besok Senin itu mulai ujian Tiba 12 Mei 2025 anak kelas 6 tetap di situ berbarengan ditemani oleh gurunya,” Jernih Beliau.

Syaiku berucap akan melaksanakan penanganan secara optimal. “Kementerian Religi memang telah Membikin satgas anti bullying dan macam-macam itu, kami optimalkan, kami setiap purnama melaksanakan pembinaan kepada ponpes intinya optimal itu Tak terulang lagi,” pastikan Syaiku.

Pada kesempatan Nan Baju,  Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menegaskan soal penutupan dan tak akan Eksis lagi penerimaan santri/santriwati di ponpes tersebut.

“telah dikerjakan penutupan dan Tak meraih siswa anyar lagi dan terus ciptakan kelas 6 Tetap melaksanakan ujian akan tetap di situ atau dievakuasi di Loka lain itu berperan kewenangan dari Kemenag Kabupaten Pati. dikarenakan melaksanakan kegiatan di sana ciptakan melaksanakan mitigasi apa-apa saja Nan urgensi menyusuri di sana, jangan Tiba anak didik kita menyusuri masalah kemudian penutup semester ini,” Jernih Beliau.

“Ditutup Seluruh Tak Eksis pendaftaran tahun ini, ini Ialah tapak bu pejabat kalau meraih dilanjutkan blokir permanen, jangan Tiba hal menyusuri ini menyusuri di pondok-pondok pesantren lain. Ya blokir permanen,” terus Beliau.

Kasus sempat mandek sejak 2024

Kepala Dinsos P3AKB, Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia berucap kasus itu bermula ketika Eksis korban Nan telah lulus memberitakan dugaan tindakan kekerasan seksual Nan dialaminya. Pihaknya pun mendampingi Esa korban Nan melapor pada September 2024 Lampau.

“Tugas kami mendampingi korban, jadi korban memberitakan Esa orang. Mungkin korban memberitakan Eksis rekan- rekan Nan lain tapi Nan memberitakan anyar Esa orang kepada kami,” ucapan Aviani kepada wartawan ditemui di kantornya, Kamis (30/4) dikutip dari detikJateng.

Beliau berucap ketika itu korban disampaikan pendampingan dari Dinsos Pati. Berjalannya Masa perkara ini pun telah diberitakan kepada polisi. Akan tetapi, terduga pelaku Tak kunjung ditahan.

Menurutnya korban merasakan kendala psikis dikarenakan korban memendam derita Nan dialaminya selama bertahun-tahun. Korban anyar iman penuh diri memberitakan kepada Dinsos P3AKB setelah lulus dari pondok pesantren.

“Psikis anak terganggu, korban iman penuh diri memberitakan dikarenakan telah melangkah keluar dari ponpes, Tak di internal sana. Mereka pendam telah pelan, Tiba lulus anyar iman penuh diri memberitakan kepada kami dan polisi,” singkap Beliau.

Kepala UPTD Perlindungan Wanita dan Anak (PPA), Hartono juga berucap korban Masa itu memberitakan kepada Dinsos Pati tahun 2024 silam. Selang setahun perkara ini Tak Eksis perkembangan.

“Tahun kemarin 2025 bapaknya tampak bertanya perkembangan kasus ini dikarenakan sejak 24 September 2024 kemudian Tiba September 2025 setahun kasusnya belum Eksis perkembangan,” Jernih Hartono ditemui di kantornya cerah tadi.

Menurutnya anyar Senin (27/4) Lampau ujungnya adanya olah Loka peristiwa perkara dari kepolisian. Eksis 4 titik Nan berperan Letak olah Loka peristiwa perkara seperti asrama putri, ruang pembelajaran, dan ruang kiai Eksis dua Loka.

“Eksis empat Letak olah Loka peristiwa perkara, di Letak asrama putri, pembelajaran, ruang kiai Eksis dua Loka,” jelasnya.

lafal selengkapnya di sini…

(kid/ugo)


Add

as a preferred
asal on Google




[Gambas:Video CNN]



You may also like

Asian porn Sat Reskrim Polres Tebing besar Tangkap Pelaku Percobaan Curas disertai Perbuatan Cabul

May 4, 2026

Asian porn Pelaku Percobaan Curas disertai Cabul Ini ditahan Polres Tebing menjulang

May 4, 2026

Asian porn pejabat PPPA tahan Permanen Ponpes Kiai Cabul di Pati

May 4, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • May 2026
  • April 2026

Calendar

May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Categories

  • Uncategorized

Archives

  • May 2026
  • April 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright BOKEP JEPANG TANPA SENSOR VIRAL TERBAIK 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress