JAKARTA, AFU.ID — Pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa inti, Ashari, disinyalir kabur setelah ditentukan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan santriwati. saat ini, polisi mengaku belum mengetahui keberadaan tersangka.
Kabid Humas Polda Jawa inti Kombes Pol Artanto berbisik penyidik telah mengerjakan penelusuran terhadap pihak keluarga setelah Ashari mangkir dari panggilan pemeriksaan. Namun, output pendalaman menunjukkan tersangka telah Tak berada di wilayah Jawa inti.
“Nan bersangkutan Tak berada di Loka dan disinyalir berada di bagian luar wilayah Jawa inti,” ungkapan Artanto, Rabu (6/5/2026).
Polda Jawa inti saat ini menerjunkan tim Jatanras hasilkan memburu tersangka. Polisi menjaga Ashari akan langsung ditahan dan ditahan apabila terungkap.
Fana itu, Wakasat Reskrim Polresta Pati AKP Iswantoro berbisik tersangka Tak kooperatif selama tahapan penyidikan. Menurut Beliau, Ashari memutus komunikasi berdua berbagai pihak, termasuk penasihat legalitas dan keluarganya sendirian.
“Pelaku ketika ini memang Tak kooperatif, Tak memberikan kabar apa pun kepada PH maupun kepada penyidik,” ujar Iswantoro.
Polresta Pati lebih sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ashari pada 4 Mei 2026. Namun, tersangka Tak hadir. Polisi saat ini menjadwalkan pemanggilan kedua pada 7 Mei mendatang.
“Kalau memang pada tanggal 7 Mei itu pelaku Tak kooperatif, kami akan lakukan upaya paksa,” ungkapan Iswantoro. (RHU/EER).
Leave a Reply