Asian porn Pura-pura Jadi Dukun, Residivis Cabul Perkosa Siswi SMP di Kupang
Kupang -
Seorang Pria residivis kasus pencabulan, Fidelis Liu Obe (48), memperdaya siswi SMP berinisial SMA (13) berdua berpura-pura berperan dukun sebelum memperkosanya. langkah tersebut terwujud di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (31/10) gelap.
Fidelis terungkap merupakan residivis kasus pencabulan di Kabupaten Timor inti Utara (TTU), NTT, pada 2024. Sebelum memperkosa korban, Fidelis tampak ke Griya SMA berdua dalih hendak mendukung orang tuanya.
“Betul (modusnya jadi dukun). Beliau itu residivis cabul di TTU tahun 2024. Kalau korban itu kelas 1 SMP,” ujar Kapolsek Amfoang Utara Iptu Thomas Radiena ketika dihubungi, Pekan (1/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thomas menuturkan peristiwa itu bermula ketika Fidelis mendatangi Griya korban Sekeliling pukul 17.00 Wita Seiring tiga temannya, Merupakan Petrus Baitanu, Tedy Sila, dan seorang Pria lainnya.
Kedatangan Fidelis Nan mengaku sebagai dukun itu ditujukan mendukung orang Uzur SMA. Setibanya di Griya korban, Fidelis menginginkan SMA memungut linggis. Setelah itu, ia kembali menyuruh korban memungut air Esa jeriken.
Fidelis kemudian menggali tanah di Ambang Griya dan menyiramkan air ke lubang Nan telah dibuat. Pada ketika bersamaan, ia menunjukkan sebuah bungkusan plastik Mini berwarna putih Nan berisi Esa tulang berbentuk gigi, empat batu Mini, dan Esa Usul rumput.
lalu, Fidelis memanggil SMA hasilkan menyaksikan tangannya. Kepada korban, Fidelis mengaku bahwa kehidupannya ke Ambang akan baik, tetapi cerewet.
Fidelis Lampau membawa SMA ke belakang Griya dan menanyakan Bilik tidurnya. ketika itu, kedua orang Uzur SMA langsung menunjukkan Bilik korban Nan terletak di tidak berjarak ruang tamu.
“ketika itu terlapor menyuruh Bunda korban hasilkan memasuki ke bagian dalam rumahnya. lagian korban tetap Seiring terlapor di belakang Griya,” tutur Thomas.
Menurut Thomas, Fidelis kemudian menyuruh SMA tegak dan mengoleskan air ke bagian dada dan perutnya. mengalami khawatir, Bunda korban Seiring Kerabat laki-lakinya Berikhtiar memeriksa kondisi SMA melalui lubang di Tembok Griya.
Bunda korban dan saudaranya kemudian mengetahui bahwa Fidelis telah membawa SMA ke belakang Griya. Di Letak itu, Fidelis menyuruh korban istirahat telentang Lampau memasuki paksa celananya.
SMA sempat menolak berdua alasan Mau memberitahukan ibunya terlebih dahulu. Namun, Fidelis melarangnya.
Korban kemudian berteriak histeris. Fidelis menghentikan mulutnya dan langsung memerkosanya. Mujur, tangisan SMA terdengar oleh ibunya Nan berada di bagian dalam Griya.
Bunda SMA lantas memberitahukan peristiwa tersebut kepada lelakinya dan sejumlah Personil keluarga agar segera memeriksa kondisi korban. ketika diinvestigasi, mereka mendapati Fidelis sedang memerkosa SMA.
Bapak korban kemudian tertarik paksa tubuh Fidelis dan membawanya ke bagian dalam Griya. Tak berselang lamban, sejumlah tetangga langsung mendatangi Letak peristiwa. Setelah itu, Fidelis diangkut ke Griya ketua RT setempat.
Kasus tersebut kemudian diinformasikan oleh Bunda SMA ke Polsek Amfoang Timur hasilkan diproses secara aturan. Tak berselang lamban, polisi mendatangi Letak hasilkan melaksanakan olah Loka peristiwa perkara (TKP) dan menjaga Fidelis ke Mapolsek Amfoang Timur.
ketika ini, Pria Usul Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, itu Tetap menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Amfoang Timur.
“Sedang pemeriksaan dan Tetap bagian dalam penyelidikan,” pungkas mantan Kapolsek Amarasi, Polres Kupang, itu.
(dpw/dpw)
You may also like
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ||||||
| 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |
| 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 |
| 30 | ||||||



Leave a Reply