Asian porn Dokter di Bandung ditahan, diperkirakan cabuli anak kandung berusia balita
Sumber gambar, iStock via Getty Images
Peringatan: Artikel ini memuat rincian kekerasan seksual Nan mendapatkan mengganggu kenyamanan Anda.
Kepolisian wilayah Jawa Barat menangkap seorang dokter berinisial IS di Kota Bandung atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak kandungnya seorang diri Nan Tetap berusia balita.
Direktur Reserse Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), Kombes Pol Rumi Untari, menegaskan penangkapan tersebut dijalankan pada Rabu (21/10) permulaan masa di sebuah apartemen di Bekasi Timur.
“Di situ kami amankan pelaku dan kami amankan anak Nan berusia ketika ini empat tahun,” Jernih Rumi ketika konferensi pers di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (22/10).
ketika ini, tersangka ditahan di ruang tahanan Polda Jabar.
Bagaimana penangkapan berawal?
Rumi memaparkan, penangkapan tersebut berdasarkan laporan istri terduga pelaku sekaligus Bunda korban ke Polda Jabar pada 28 September 2026.
MS, internal keterangannya kepada kepolisian, mencurigai perubahan perilaku anaknya, CAS, sejak November 2025.
Korban diungkap memperagakan gerakan tubuh Nan Tak wajar dari Bapak kandungnya.
“Berawal dari Sekeliling purnama November 2025. Korban anak ini mendadak memeragakan adegan Matang. Lampau si Bunda korban menanyakan kepada korban tahu dari mana [adegan] seperti itu. Kemudian korban membalas: ‘Tahu dari HP bapak’. Korban memeragakan tersangka menindih raga korban,” papar Rumi.
Sumber gambar, Yuli Saputra
Kecurigaan MS makin menguat ketika Beliau memandikan korban Sekeliling Desember 2025.
Korban menuturkan bahwa ayahnya, IS, mengisi tangan ke memek}. Korban juga memeragakan bibirnya ditutup tangan ayahnya.
“Korban memberitahukan bahwa perlakuan tersebut dijalankan pada ketika korban diangkut ke Griya orang Uzur tersangka [kakek-nenek korban] Sekeliling Juli 2025,” ujar Rumi.
Bagaimana nasib korban?
Setelah mendapat pengakuan korban, MS memeriksakan anaknya ke laboratorium di Kota Bandung pada Januari 2026.
“berbarengan output positif Gonorrhea. Pada Februari 2026, pelapor meriksakan korban ke dokter forensik dan didapatkan output Eksis tanda-tanda peradangan pada kelamin atau kemaluan korban,” singkap Rumi.
Korban saat ini telah diposisikan di Griya terlindungi milik kuasa Provinsi Jawa Barat hasilkan pemulihan dan keamanan.
“ketika ini kami belum memungut keterangan korban dikarenakan Tetap mengutamakan pemulihan trauma dan kondisi mental atau psikis si anak. kelak setelah memungkinkan kami Seiring berbarengan UPTD Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan pemeriksaan terhadap anak korban, tentunya berbarengan teknik pendampingan dari psikolog, ” tutur Rumi.
Bagaimana kelanjutan kasus ini?
Polisi telah memeriksa empat orang saksi dan melindungi sejumlah barang bukti berupa output laboratorium, resume medis forensik, dan laporan pemeriksaan psikologis dari UPTD PPA Jawa Barat.
“Jadi penetapan tersangka ini kami lakukan telah berdasarkan dua alat bukti Nan telah didapatkan, Adalah keterangan saksi, output visum Nan mendukung peristiwa tersebut, dan keterangan Pakar, ” Jernih Rumi.
Menurut Rumi, orang Uzur korban sedang internal tahapan perceraian dan center berkonflik perebutan hak asuh anak. Korban teridentifikasi diangkut tersangka selama tiga Pekan hingga Esa purnama.
Adapun tersangka merupakan dokter Biasa di klinik miliknya. ketika ditelusuri, tersangka sempat Tak mengakui perbuatannya.
“Pada ketika pemeriksaan kemarin, Beliau Tak mengakui melaksanakan [perbuatan] itu terhadap anaknya dikarenakan menurut pengakuan tersangka Beliau sangat mencintai Baju anaknya. Fana kita Tetap berpegang pada keterangan Bunda korban,” ujar Rumi.
Atas perbuatannya, tersangka IS dijerat Pasal 415 huruf b dan/atau Pasal 473 Bagian (2) huruf b Bagian 9 KUHPidana berbarengan ancaman hukuman hingga 12 tahun disertai pemberatan.
“hasilkan pencabulan [ancaman hukuman] 9 tahun. hasilkan dugaan perkosaannya 12 tahun dan kami tambahkan sepertiga dikarenakan [tersangka] Ialah Bapak kandung, ” ucapan Rumi.
Polisi Tetap melaksanakan pendalaman kasus, termasuk soal dugaan terjadinya pemerkosaan dan bagaimana korban terinfeksi penyakit menular seksual.



Leave a Reply