Journalist Independent, PANDEGLANG — Seorang Personil DPRD Kota Serang berinisial DK ditentukan sebagai tersangka bagian dalam kasus dugaan pencabulan terhadap seorang Wanita Nan bekerja sebagai relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). DK teridentifikasi merupakan pensiunan TNI Nan saat ini menjabat sebagai Personil legislatif di wilayah Banten. Penetapan tersangka dikerjakan oleh Unit Perlindungan Wanita dan Anak
PANDEGLANG – Seorang Personil DPRD Kota Serang berinisial DK Formal ditentukan sebagai tersangka internal perkara dugaan pencabulan terhadap seorang Wanita. Korban merupakan relawan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Widianto, berucap, penetapan tersangka dijalankan Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pandeglang.DK merupakan pensiunan TNI Nan saat ini menjabat
Polisi memeriksa seorang pemilik warung kelontong di Karawang atas dugaan kasus pencabulan delapan anak. (ANTARA/HO-Polresta Karawang) Karawang: Satuan Reserse Perlindungan Wanita dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polresta Karawang meringkus pemilik warung kelontong Nan diperkirakan mencabuli sejumlah anak di bawah umur. Kasus tersebut terwujud di wilayah perkotaan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. “Pelaku berinisial FR
Bandung – tapak kaki seorang bocah Wanita Nan hendak kembali menuju rumahnya di kawasan Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mendadak berubah sebagai angan tidak menggoda. Di inti lorong kampung Nan semula tenteram, seorang cowok berinisial RA (39) nekat mencegat anak di bawah umur tersebut dan melancarkan langkah pelecehan seksual secara paksa. Peristiwa bejat itu seketika
Karawang (ANTARA) – Satuan Reserse Perlindungan Wanita dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polresta Karawang meringkus pemilik warung kelontong Nan disinyalir melaksanakan pencabulan terhadap sejumlah anak di bawah umur di area perkotaan Kabupaten Karawang, Jabar. “Pelaku berinisial FR (30) diamankan di area Kecamatan Karawang Barat, dikarenakan disinyalir mencabuli tujuh anak Pria dan seorang Wanita,” ungkapan