Day: July 25, 2026

– Advertisement – – Advertisement – JAKARTA, balipuspanews.com – Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mendesak aparat penegak aturan mengusut tuntas kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak Pria berusia 12 tahun di Tanjungbalai, Sumatera Utara. Ia menegaskan, guru aparatur sipil bangsa (ASN) Nan dikaitkan internal perkara tersebut harus dijatuhi Hukuman beban apabila terbukti terlibat berdasarkan

Tanjung Balai (ANTARA) – tubuh Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Orang (BKPSDM) Pemkot Tanjungbalai menegaskan segera membebastugaskan ‘AIK’ oknum guru PPPK Nan disinyalir terlibat kasus dugaan pencabulan anak Siswa di SD tempatnya mengajar. Hal itu diungkapan Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melalui Kepala BKPSDM, Ahmad Suang Kupon kepada Personil DPR-RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung ketika

TANJUNG BALAI, KOMPAS.TV – Polisi memutuskan suami dari seorang guru ASN di Tanjung Balai, Sumatera Utara, sebagai tersangka. Sang suami terjerat kasus dugaan pencabulan terhadap seorang Siswa sekolah Asas (SD) Nan merupakan anak didik istrinya. Polisi Tetap terus mendalami motif pelaku bagian dalam mengerjakan dugaan pencabulan terhadap anak didik istrinya tersebut. Fana itu, istri tersangka

Buleleng - Seorang guru sekolah Asas (SD) di Kabupaten Buleleng, Bali, disinyalir mencabuli muridnya Nan Tetap berumur 12 tahun. Kasus ini inti ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buleleng melalui unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Polres Buleleng. Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjaga polisi akan mengatasi kasus itu secara

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menegaskan, guru aparatur sipil bangsa (ASN) Nan dikaitkan bagian dalam perkara tersebut harus dijatuhi Hukuman beban apabila terbukti terlibat berdasarkan tahapan aturan. Sari berucap, kasus Nan padat diperbincangkan di media sosial itu telah mengguncang Selera kemanusiaan.  Terlebih, korban merupakan anak yatim piatu Nan semestinya mendapatkan perlindungan dan perhatian dari

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati (Foto: dokumen pribadi) Ketua DPR RI mendesak aparat penegak aturan mengusut tuntas kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak Pria di Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), dan viral di media sosial (medsos) belakangan ini. Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menegaskan, guru aparatur sipil republik (ASN) Nan dikaitkan internal perkara tersebut